GuidePedia

Malang, Global Post 
Sosok Sumitro 40 tahun asal Desa Jatisari Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang, kalau kita lihat perjalan karir mulai merintis dari penjual korden atau slambu selama 2 tahun, yang  dilanjutkan dengan usaha jual kasur keliling selama 14 tahun.
Untuk tahun 2011 sampai sekarang, Sumitro membuka usaha baru berupa peralatan  perabotan rumah tangga atau pecah belah  yang dia kelolah sendiri,  dalam usahanya tersebut, Sumitro juga memberikan peluang kepada  beberapa saudara yang belum memiliki pekerjaan.
Menurut Sumitro, memang untuk membuka bisnis usaha pecah bela ini, biayanya tidak sedikit. Tapi dengan modal keyakinan dan kejujuran usaha yang saya rintis sampai sekarang bisa berkembang. Awalnya hanya dua armada mobil pick up, sekarang sudah tambah menjadi  6 unit pick up.  Semua ini tidak terlepas dari dukungan istri saya Sulipah dan anak saya Puspita yang selalu memberi sport kepada saya.
Ia menambahkan, untuk penghasilan penjualan perabotan rumah tangga atau pecah belah perhari bisa menghasilkan  Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah ),  itu kalau di hitung satu unit saja, kalau jumblahnya enam unit mobil berisi barang–barang dagangan pecah belah bisa menghasilkan Rp. 3.000.000, terang Sumitro.
Untuk pemasaran itu sendiri, hanya di wilayah Kabupaten Malang saja, seperti di Kecamatan Dau, Kucur, Kepanjen, Kromengan,Sumber Pucung dan Karangkates.
Ia sangat mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Malang khususnya Dinas Koperasi  agar lebih  memperhatikan nasip pedagang kecil. Sesuai dengan Visi Misi MADEP MANTEP yaitu Berdaya Saing yang dimaknai dengan semakin meningkatnya kualitas produk usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi untuk bersaing di pasar lokal maupun nasional serta semakin meningkatnya daya saing daerah dalam rangka menarik minat investor. (YP)
 
Top