GuidePedia

Jakarta, Global Post
Kekecewaa Partai Demokrat terhadap sikap politik Golkar membuat Politisi Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin mengungkapkan, Partainya kemungkinan akan merapat ke Koalisi Indonesia Hebat (KIH), menyusul sikap Partai Golkar yang mengkhianati kesepakatan mendukung Perppu Pilkada Langsung.

"KIH sudah jelas ya sikapnya mendukung Pilkada langsung pasti kami merapat kesana," ujar Didi kepada wartawan  di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/12/2014).

Didi menambahkan, pihaknya juga masih berupaya keras untuk melobi-lobi teman-teman yang ada di Koalisi Merah Putih (KMP). Tujuannya agar para petinggi di KMP lebih komit kepada janjinya.

"Kan udah ada kesepakatan pada waktu itu, menandatangani kesepakatan Perppu Pilkada Langsung," imbuhnya.

Menurutnya, kesepakatan yang sudah dibuat dan sudah jadi itu bukan hanya janji biasa, tapi janji terhadap rakyat Indonesia.

Demokrat, kata Didi, siap bersama-sama dengan mereka yang mendukung aspirasi rakyat dengan Pilkada Langsung.

"Kita lihat Ketua Umum Golkar yang baru (Aburizal Bakrie) berbalik badan ketika Munas, kami masih berharap pada Januari nanti," tandasnya.

Sementara Sekjen Partai Golkar Idrus Marham di dampingi sejumlah anggota fraksi Partai Golkar menyampaikan keterangan hasil pasca Munas Partai Golkar di Gedung Parlemen Komplek Senayan Jakarta, Jumat (5/12). Idrus menerangkan terkait mayoritas publik yang menyayangkan hasil Munas Golkar ingin mengembalikan pilkada ke DPRD karena sikap Golkar yang mengkhianati slogannya yaitu "suara Golkar, suara rakyat". Katanya.

Lain halnya dengan Ketua Panitia Pelaksana Munas Golkar Yorrys Raweyai dan Calon Ketua Umum Partai Golkar Priyo Budi disela acara konferensi pers pelaksanaan Munas Golkar IX, di Jakarta, Sabtu (6/12). Munas versi Presidium Penyelamat Partai Golkar yang dipimpin Agung Laksono diklaim akan dihadiri oleh 385 orang anggota pemilik suara sah dari seluruh Indonesia dan juga dihadiri oleh Pimpinan Partai Politik Koalisi Indonesia Hebat, sejumlah Menteri dari Kabinet Jokowi-JK serta Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama. (suara com/Kurniawan Mas'ud/ant)
 
Top