GuidePedia

Bengkulu, Global Post
Akhirnya pada, Rabu (19/11/2014) lalu Persidangan sengketa lahan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bengkulu kembali di gelar. Sidang kali ini sudah mencapai tahap kesaksian dari pihak para penggugat. Sidang berjalan lancar dan kondusif, satu persatu dari delapan saksi yang diajukan oleh kuasa hukum para penggugat (Fatima Parto cs) memberikan kesaksian di persidangan PTUN Bengkulu terkait sengketa lahan IAIN.

Namun sangat di sayangkan salah satu saksi dari ke delapan saksi tersebut tidak bisa memberikan kesaksiannya dikarenakan ada hal penting dan bersifat mendadak. Dimana menurut informasi anak beliau (saksi – red) mengalami kecelakaan.

Akhirnya usai persidangan Yuliswansh, MH selaku kuasa hukum dari pihak penggugat mengatakan saat di wawancarai oleh pers, bahwa pihaknya sangat berterimakasih kepada dewan majelis. “Pada dasarnya kami sangat berterima kasih kepada dewan majelis yang telah mengabulkan permintaan kami, yang mana untuk persidangan mendatang kami meminta untuk menambahkan dua orang saksi lagi, mengingat salah satu dari kedua saksi tersebut dahulu juga pernah mempunyai lahan di dalam lokasi lahan IAIN yang sekarang bersengketa. Dan lahan salah satu saksi tersebut pernah diganti rugi oleh pihak IAIN Bengkulu,” katanya. (Firman Hw)
 
Top