GuidePedia

Bengkulu, Global Post
Penyelenggaraan Festival Tabot dalam rangka memperingati Tewasnya Cucu Nabi Muhammad Saw, Amir Hussain, di medan pertempuran di Karbala (Irak) mendapat tempat khusus di hati masyarakat Provinsi Bengkulu. Hal ini terbukti dengan digelarnya pesta Tahunan Festival ini diselengarakan pada tanggal 1 sampai dengan 10 Muharram H (Kalender Arab) di kota Bengkulu.

Festival Tabot ini berlangsung pada 25 Oktober - 03 November 2014 ini telah diselenggarakan secara tetap oleh masyarakat kota Bengkulu sejak abad 14. Masyarakat kota Bengkulu percaya bahwa apabila perayaan ini tidak mereka selenggarakan maka akan terjadi musibah atau bencana. Oleh sebab itu, tidak mengherankan apabila perayaan Tabot ini penuh dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat ritual dan kolosal.

Dalam Pelaksanakan Festival Tabot, ada beberapa peralatan dan perlengkapan yang harus dipersiapkan, diantaranya adalah Pembuatan Tabot, Kenduri dan Sesaji,  Perlengkapan Musik Tabot, Kelengkapan lainnya. Kebudayaan Tabot di Bengkulu dibawa dan diperkenalkan oleh pendakwah dari Punjab, India, tahun 1336 Masehi dan juga oleh pasukan Gurkha (tentara bayaran Inggris) tahun 1685. Festival tahunan ini menjadi tontonan menarik bagi masyarakat dan bahkan digemari wisatawan domestik dan mancanegara. Ratusan, bahkan ribuan orang tumpah-ruah di sepanjang jalan dan lapangan untuk menyaksikan berbagai tahapan prosesi menarik dalam acara tersebut.

Puncak Peringatan Tabot tahun 2014 di Bengkulu terjadi pada Minggu (2/11) yang dirangkai dengan berbagai kegiatan dan penilaian dari panitia penyelenggara. Sementara puncak pelaksanaan itu diakhiri dengan serangkaian karnaval pada, Senin (3/11) yang melibatkan ribuan pengunjung dari dalam maupun luar masyarakat Provinsi Bengkulu, termasuk berbagai wisatawan domestik dan mancanegara yang ingin menyaksikan perayaan tabot dati dekat.

Acara puncak kegiatan sekaligus penutupan Festival Tabot 2014 yang berlangsung di View Tower, atau yang lebih dikenal Lapangan Merdeka Kota Bengkulu cukup menyedot perhatian pengunjung. Bahkan berbagai atraksi kesenian daerah dan band turut meramaikan jalannya penilaian karya terbaik malam itu.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Global Post di lapangan, puncak penutupan tabot diramaian dengan berbagai agenda, diantaranya ; tepat pukul  19.30 - 19.35 Wib dimulai dengan giat Pembukaan oleh MC sebagai penyelenggara, dalam hal ini Dinas Pariwisatan dan Budaya Provinsi  Bengkulu.

Kemudian disusul dengan pembacaan Laporan Kepala dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Bengkulu, yang diselingi dangan penampilan kesenian ikan-ikan. Gubernur Bengkulupun tak mau ketinggalan dalam iven akbar tersebut. Orang nomor sati di Provinsi Bengkulu ini tepat pukul 20.05 – 20.20 akhirnya tampil memberikan sambutan sekaligus menutup secara resmi kegiatan rangkaian pelaksanaan Festival Tabot 2014.

Usai gubernur Bengkulu memberikan sambutan dan penutupan, acara dilanjutkan dengan penampilan tari Tabot dan pengumuman sekaligus pembagian hadiah bagi peserta. Acara diakhiri dengan penampilan atraksi musik dol dan pembacaan doa dan hiburan. (Bas/Ari/HD/Red)
 
Top