GuidePedia

Bekasi, Global Post
Seluruh Prajurit dan PNS korem 051/Wkt menghadiri peringatan tahun baru Islam 1436H dan HUT ke-16 Korem 051/Wkt bertempat dilapangan apel Makorem 051/Wkt, Rabu (5/11/2014). Melalui tema yang bertuliskan ”Dengan Hikmah Tahun Baru Islam 1436H Dan HUT Ke-16 Korem 051/Wkt Kita Mantapkan Keimanan dan Ketaqwaan Sebagai Patriot Sejati, Profesional Dan Dicintai Rakyat.

Dalam peringatan tahun baru Islam 1436H ini, bebarengan dengan HUT ke-16 Korem 051/Wkt Dipenghujung bulan Oktober tahun ini, ada dua peristiwa penting yang terjadi. Pertama, tanggal 25 Oktober adalah peringatan tahun baru islam 1436H. Yang kedua 29 Oktober adalah peringatan HUT ke-16 Korem 051/Wkt. Tapi peristiwa itu menjadi sangat istimewa karena baru kali ini ada perhelatan umat Islam yang dapat dibarengi dengan peringatan Hut Korem 051Wkt.

Barangkali yang membedakan, jika tahun baru masehi disambut dengan gegap gempita kembang api, dan berbagai kegiatan masyarakat seperti bakar jangung, ikan, dan menyiapkan makanan sambil menunggu pergantian tahun. Maka tahun baru Islam diperingati dengan muhasabah diri, dzikir, dan tahmid. Menghitung-hitung amal perbuatan selama ini.

Muhasabah diri teramat penting untuk seorang muslim. Agar jalan hidupnya terarah. Kata Hijrah memiliki pengertian meninggalkan atau perpindahan, yang dilakukan manusia baik secara fisik maupun non fisik. Arti Hijrah sebagaimana pemahaman tersebut, telah dicontohkan oleh Rasulullah bersama sahabat yaitu berpindah secara fisik dari kota Makkah ke Madinah. Secara non fisik, berhijrah adalah berpindahnya pola pikir, cara pandang,  gaya hidup dalam berperilaku agar sesuai dengan tuntutan syariat agama. Tujuan Hijrah untuk merealisasikan seluruh nilai kehidupan yang baik, sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Danrem 051/Wkt Kolonel Inf Rudianto mengatakan "Pada prinsipnya, semua refleksi historis, memiliki korelasi erat dengan upaya memaknai hari ulang tahun Korem 051/Wijayakarta dan peringatan Tahun Baru Islam 1436 H sebagai momentum penyegaran semangat, penggugah kesadaran atas peran yang kita sandang. Upaya konkretnya adalah dengan menanamkan dalam diri masing-masing Warga Korem 051/Wijayakarta tentang pemahaman dan kapabilitas personel. Setiap individu mengetahui, memahami dan melaksanakan sebaik mungkin tugas pokok masing-masing, dengan menunjukkan seluruh potensi kemampuan guna meraih prestasi atau kinerja terbaik.

Diakhir acara pemberian santunan kepada sekitar 40 anak yatim piatu, dan juara lomba bola volly Persit. “Ini sebagai rasa syukur Korem 051/Wkt kepada Tuhan yang maha Pengasih dan diberikan untuk bisa memberikan kesejahteraan kepada Anak yatim, termasuk anggota Persit yang berprestasi,” ujar Danrem. (Penrem/Susi)
 
Top