GuidePedia

Nias Selatan, Global Post
Selain meresmikan dan pengukuhan Komandan Pangkalan Angkatan Laut  (Lanal) Kepulauan  Nias.  Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Marsetio  juga meresmikan Monumen “Saonigeho” yang dibangun di Kota Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan Sumatera Utara, Kamis ( 20/11 ).

Saonigeho adalah  Balo Zi’ulu ke-12 Bawomataluo yang  lahir pada Tahun 1818 dan Wafat diusia 90 Tahun sekitar Tahun 1908  beliau salah satunya  pejuang asal Nias yang memimpin pertempuran Sengit  melawan penjajahan Kolonial Belanda yang akan menguasai Pulau Nias pada tahun 1856.

Peresmian monumen “Saonigeho” yang dilengkapi dengan tank dan meriam korps marinir ini disamping untuk mengenang perjuangan Saonigeho dalam melawan penjajahan Belanda, juga sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya kepada bangsa dan negara.

Kepulauan Nias merupakan pulau yang terletak diwilayah Samudera Indonesia, permasalahan kelautan di wilayah ini sangat menonjol, mulai penjualan atau penyewaan pulau oleh orang asing, ilegal fishing, ilegal migrant, ilegal logging, termasuk rawan gempa bumi dan tsunami, sehingga dibutuhkan kehadiran institusi TNI Angkatan Laut yang representif di kepulauan tersebut.

Secara geografis berada di sebelah barat pulau sumatera dengan jarak  92 mil laut dari Kabupaten Tapanuli Tengah. Khususnya Kabupaten Nias Selatan (ibukotanya Teluk Dalam) yang Terdiri dari 35 kecamatan, 459 Desa, dan 2 Kelurahan, dengan total jumlah penduduk 375.698 jiwa. Nias Selatan  ini memiliki  104 pulau, 21 pulau berpenghuni, sedangkan sisanya 83 Pulau tidak dihuni yang tentunya memiliki potensi laut yang besar serta membutuhkan pengawasan.

Peresmian Lanal Nias tersebut Sengaja di rangkai dengan Acara  penganugerahan gelar  kehormatan adat Nias yang diberikan oleh Ketua Adat Nias Kepada  Kasal Laksamana TNI  Dr.  Marsetio  yaitu Solimbu Asi Sataro yang artinya Pelindung dan Pengawal Perairan Kepulauan Nias Yang Perkasa. Lalu diteruskan dengan Penyematan pakaian Adat Kebesaran dan Penyerahan Piagam gelar Adat Oleh Bupati Nias Selatan dan terakhir pemberian cinderamata kepada Bupati Nias dan Walikota Gunung Sitoli Oleh Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio.

Acara  ini  dihadiri 5.000 warga masyarakat Nias, dan dimeriahkan demonstrasi kemahiran prajurit berupa atraksi terjun payung oleh prajurit Satuan Komando Pasukan Katak Komando Armada RI Kawasan Barat (Satkopaska Koarmabar). Selain terjun payung, dimeriahkan juga atraksi lompat Batu Pulau Nias dan tarian perang.
Ketua DPRD Nias Selatan Sidi Adil Harita, S.Sos menyambut Baik kedatangan Angkatan Laut di kepulauan Nias dan sekaligus Mengucapkan selamat datang Kepada Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Dr. Marsetio dan seluruh rombongan melalui kunjungan kerja (kunker) di Nias Selatan.

Oleh sebab itu kepulauan Nias yang rawan gempa bumi dan tsunami terjadi sekitar tahun 2005. Dikatakan bahwa dengan  keberadaan  Angkatan laut dikepulauan  Nias  merupakan jawaban dan kerinduan masyarakat serta Lembaga DPRD yang ada di kepulauan Nias yang  sangat direspon dengan cepat oleh kepala staf Angkatan laut. Untuk itu agar peristiwa hari ini dijadikan sebagai momen sejarah bagi masyarakat Nias.

Lebih lanjut  Ketua DPRD Sidi Adil Harita,S.Sos menyampaikan harapan-harapan Masyarakat Nias diantaranya; keberadaan Pangkalan TNI Angkatan Laut kepulauan Nias bisa  membantu mengawasi kegiatan  ilegal loging, ilegal fishing,ilegal migrant agar tidak terjadi lagi di perairan kepulauan Nias dan masyarakat nelayan aman dan bebas dari tindakan pemerasan oknum-oknum  keamanan laut yang selama ini disinyalir terjadi kepada nelayan.

Dengan keberadaan pangkalan Angkatan Laut maka akan terbuka duta-duta masyarakat Nias yaitu menjadi Prajurit TNI Angkatan Laut melalui penerimaan-penerimaan Akademi Angkatan Laut setiap tahunya.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Pangdam Papua, Mayjen TNI  Kristian Zebua dan para rombongan Kasal Laksamana TNI  Dr. Marsetio,  Bupati Nias Selatan  Idealisman Dachi, Bupati Nias, Nias Barat, Nias Utara dan Walikota Gunungsitoli, Mantan Anggota DPR-RI Firman Jaya Daely, SH, Ketua Pengadilan Gunungsitoli,  Dandim Nias, Kapolres Nias Selatan AKBP Robert Da Costa, Sik, MH,  Ketua DPRD Nias Selatan  Sidil Adil Harita, S.Sos,dan Jajarannya. Hadir juga Para Pimpinan SKPD, Sekda se-kepulauan Nias, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat se-Kepulauan Nias,  Para  Ahli Waris Pejuang Saonigeho dan ikut di Undangan pada Acara tersebut Ariston Manao (Kepala Desa Bawomataluo), rombongan Atraksi Tarian Perang Asal  Bawomataluo Kecamatan Fanayama, dan para undangan lainya, Penggerak PKK Se-Kepulauan Nias  serta LSM dan pers.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Marsetio Sebagai Inspektur   Upacara peresmian pangkalan angkatan laut Kepulauan  Nias  sekaligus mengukuhkan Letnan Kolonel Laut (P) Ivan Gatot Prijanto, SE menjadi Komandan Pangkalan Angkatan Laut  Nias, Teluk Dalam,  Letnan Kolonel Laut (P) Ivan Gato Prijanto, SE yang lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-39 tahun 1993 sebelumnya bertugas sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) persiapan pembentukan Lanal Nias.

Dalam sambutanya Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio  mengucapkan Terima Kasih dan menyampaikan Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Nias selatan  Idealisman Dachi dan para Bupati se-kepulauan Nias beliau  merasa bangga karna telah diangkat namanya menjadi panglima laut Kepulauan Nias untuk menjaga mengamankan wilayah perairan Nias karena  dirinya merupakan bagian masyarakat Nias, ia  berjanji akan membesarkan dan memajukan Nias. Dia  yakin  tidak dengan waktu lama lagi Nias Selatan  akan maju. Karena letaknya dinilai sangat strategis maka akan dibuka  lagi  Pangkalan Angkatan Udara  Nias.

Peresmian Pangkalan Angkatan Laut Kepulauan Nias yang berlokasi di Telukdalam   salah satu wujud perencanaan strategi pertahanan (Renstrahan) maritim karna kepulauan Nias berada di pulau terluar di wilayah pantai barat Sumatera Utara dalam rangka menanggulangi segala bentuk kerawanan dan ancaman yang datang dari Samudera Hindia sekaligus sebagai benteng pertahanan.

Dengan adanya Lanal  di kepulauan Nias ini, maka dapat berfungsi sebagai unsur pendukung kegiatan operasi laut gugus tempur dan gugus keamanan laut bagi unsur KRI dan pesawat TNI AL yang beroperasi di wilayah pantai barat sumatera.

Lanal Teluk Dalam Nias Selatan telah berdiri Pos Angkatan Laut (Posal) Tipe C yang diresmikan oleh Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) II Padang pada tanggal 16 Oktober 2013 karena letaknya dinilai sangat strategis dalam upaya mengamankan wilayah perairan sebelah barat pulau sumatera ini, maka Posal Telukdalam ditingkatkan statusnya menjadi Pangkalan Angkatan Laut  Type B. (Ys Nehe)
 
Top