GuidePedia

Bengkulu, Global Post
Lagi-lagi Demo Mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Muslim Indonesia terjdi di halaman Kantor Gubernur  dan Kantor DPRD Bengkulu terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Jumat (21/11/2014) dimulai tepat yang diikuti sekitar 25 pendemo. 

Sebelumnya massa berkumpul di Sekretariat HMI Cab. Bengkulu Jalan semangka No. 09b Rt. 01 Rw.02 Kel. Panorana Kec. Singgaran Pati Kota Bengkulu, kemudian massa melakukan konvoi menuju kantor DPRD Provinsi Bengkulu dan melakukan orasi didepan pintu DPRD Provinsi.

Kemudian tepat  pukul 09.45 wib perwakilan DPRD Provinsi Bengkulu yang diwakili Kabag Keuangan Drs.Muklis dan Kabag Persidangan Nauril Hayar,SH menemui massa. Perwakilan massa menyampaikan Mosi tidak percaya kepada anggota DPRD Provinsi Bengkulu yang tidak cepat menyikapi tindakan atas kenaikan BBM.

Sementara dari Pihak DPRD Provinsi Bengkulu pada kesempatan tersebut menerima atas peryataan sikap yang disampaikan HMI dan berjani akan menyampaikan kepada ketua DPRD Provinsi Bengkulu untuk ditindaklanjuti.

Merasa mendapat angin segar, massa akhirnya pada pukul 10.10 wib melanjutkan aksinya ke kantor Gubernur Bengkulu dengan melakukan long murch,  setiba digerbang Kantor Gubernur Bengkulu massa langsung berorasi dan meminta perwakilan gubernur untuk menemui massa. Depuluh menit kemudian, tepat pukul 10.20 wib perwakilan Pemerintah Provinsi Bengkulu, PLT Sekda Prov. Bengkulu Drs. Sumardi, MM menyampaikan bahwa Gubernur Bengkulu tidak ada ditempat, karena itu pihaknya berjanji akan menyampaikan peryataan sikap HMI kepada Gubernur Bengkulu.

Korlap Aksi Niko Rioza Oskar, Mahasiswa UNIB dari Fakultas Hukum, Jl.Timur Indah Kec. Singgaran Pati Kota Bengkulu dalam pernyataan sikapnya menolak kenaikan BBM. Perlunya Pemberantasan Mafia Migas, Perlunya Tindakan Represif Pihak Keamanan, Menaikkan UMP dan Meksimalkan Pemberdayaan Pertanian dan Maritim, pintanya. (Bas)
 
Top