GuidePedia

Tolitoli, Global Post 
Kepala Dinas Perhubungan Tolitoli Najaruddin Lanta, SH sangat kecewa terhadap Dinas Pariwisata dan Dinas Perikanan, serta KUD Pulkas yang membangun di sekitar lokasi terminal pasar Susumbolan tanpa ada kordinasi sebelumya kepada Dinas perhubungan setempat.

Demikian dikatakan Najaruddin Lanta kepada Global Post belum lama ini, menurutnya ini preseden tidak baik antar Dinas, yang berakibat fatasl bagi lingkup kerja Dishub. “Tidak ada koordinasi, langsung saja main bangun,” tegasnya.

Sebab ada rencana terminal Susumbola mau di tata kembali sesuai dengan pemafaatannya agar lebih baik lagi kegunaanya, kalau sudah amburadul seperti ini bagaimana. Ironisnya sudah berbagai macam pembangunan yang ada di sekitar terminal tentu tidak bagus kelihatan, seperti pembangunan yang di bangun oleh KUD pulkas seperti lapak lapak yang sudah tidak di mafaatkan oleh para memiik kesannya kumuh. Ada kesan terminal Susumbolan sudah tidak teratur, bahkan semua gerobak gerobak sudah berantakan dan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya, ujar Najaruddin.

Sementara menurut masyarakat Susumbolan Imran saat di temui Global Post mengatakan, hanya membuat proyek mubazir dan tidak bisa dimafaatkan oleh masyarakat, sebab lokasi tidak terlebih dahulu di survey dan dilakukan kajian yang matang, sehingga peruntunkannya tidak sesuai dengan harapan masyarakat.

Sesunggu lapak tersebut di peruntukan kepada anggota koperasi Pulkas yang bergerak pada pedagang keci, ternyata realisasi tidak demikian, siapa saja yang berminat akan di berikan. Diduga ada permainan dalam pekerjaan lapak tersebut, “Ini tugas penegak hukum yang menelusuri tentang anggaran lapak tersebut, karena tidak mungkin anggaran 300 juta, hasil pembangunanya hanya demikian,” katanya.

Di tempat terpisah, Kadis Koperasi Bakri Idrus, mengatakan tugas Dinas koperasi hanya sekedar memfasilitasi saja. Tujuannya agar semua pengurusan admistrasi yang akan di bawa ke Jakarta oleh pengurus koperasi KUD Pulkas, bisa disetujui oleh kementerian Koperasi, tentang anggaran proyek pembuatan lapak langsung masuk rekening KUD Pukas dan semua pekerjaan yang pengeahui adalah pengurus KUD Pulkas, pungkasnya. (Sar)     

 
Top