GuidePedia

Jakarta, Global Post 
Suku Dinas  Pekerjaan Umum (Sudin PU) Tata Air Kota Administrasi Jakarta Barat telah mengeruk tujuh sungai di wilayah tersebut pada September 2014, untuk mengantisipasi banjir saat memasuki musim penghujan.

"Kami mengeruk sungai-sungai yang dangkal agar dapat menampung volume air sungai yang diperkirakan akan mengalami peningkatan selama musim hujan," kata Kepala Seksi Perencanaan Sudin PU Tata Air Jakarta Barat Santo di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan, pengerukan itu menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta sebesar Rp 700 juta.

Sungai-sungai yang dikeruk tersebut adalah empat sungai di Kecamatan Cengkareng, yakni Kali Sekretaris di Kelurahan Duri Kepa, Kali  Benung Canal Timur (BCT) di Kelurahan Cengkareng Timur, Kali Rawa Bengkel dan Kali Maja di Kelurahan Cengkareng Barat dan Kali Pondok Randu di Kelurahan Duri Kosambi.

Kemudian, Kali di kawasan Sumur Bor di Kelurahan Kalideres Kecamatan Kalideres, dan Kali Cosmos di Kelurahan Kedoya Utara dan Kali Sodetan di Kelurahan Duri Kepa di Kecamatan Kebon Jeruk.

"Mudah-mudahan dengan pengerukan sungai ini akan mengurangi bencana banjir selama musim hujan nanti sehingga masyarakat terhindar dari berbagai penyakit dan kerugian material akibat banjir tersebut," ujarnya.
Ia mengatakan dengan pengerukan tersebut memperlancar sistem aliran sungai dengan volume air yang lebih optimal. "Kami mengeruk sungai hingga kedalaman 4.5 meter yang sebelumnya hanya 2 meter akibat lumpur dan sampah di sungai," tuturnya. (Iqbal)
 
Top