GuidePedia

Panglanbrandan, Global Post 
Operasi pasar untuk gas bersubsidi di Pankalanbrandan warga diwajibkan bawa foto copy KTP. Khusus di Kecamatan Babalan berpusat di jalan Kalimantan para warga terpaksa menagntri dengan membawa foto copy KTP, kata Faisal, Minggu (5/10) warga Pangkalanbrandan. Menurutnya warga harus membawa KTP guna menghindari warga dari daeah lain di luar kec. Babalan.

Dalam beberapa Minggu ini di kota Pangkalanbrandan gas bersubsidi langka, kalaupun ada para pangkalan menjual dengan harga diluar HET. Beberapa warga mengeluhkan harga yang dipatokan penjual Gas, mulai dari Rp 18.000 sampai harga tertinggi Rp 25.000.

Hal ini terjadi karena aparat hukum kita tidak pernah menangkap pelaku kejahatan ekonomi seperti penjualan gas subsidi dengan harga tinggi sehingga para agen atau pangkalan penjual gas tidak takut mendapat sanksi dari pihak PT Pertamina.

Ditempat terpisah aktivis Pers Kab Langkat Adam Malik, SH ketika diminta tanggapannya mengatakan diduga ada mafia gas bermain di Kab Langkat, khusunya wilayah Teluk Aru. Apalagi Teluk Aru merupakan daerah penghasil gas kenapa bisa langka, hal ini disebabkan kurangnya pengawasan dari PT. Pertamina. Mobil tangki pembawa gas setiap hari keluar membawa gas untuk dimasukan ke SPBE Gebang yang jaraknya sekiyar 15 KM dari Pangkalanbrandan, namun gas tetap langka di Pangklanbrandan, papar Adam. (Hamdani)

 
Top