GuidePedia

Bandung, Global Post
Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Barat Ida Hernida memberikan apresiasi kepada kalangan organisasi masyarakat yang mampu mengkritisi  secara objektif setiap kebijakan atau perda yang dibuat oleh DPRD Provinsi Jawa Barat.

Demikian hal yang  mengemuka saat Ida menerima audiensi dari Hizbut Thahrir Indonesia (HTI) Jawa Barat di ruang tamu DPRD Provinsi Jawa Barat (14/10). "Kami tentunya selalu menginventarisir setiap Perda yang telah dibuat dan melihat apakah masih cocok dengan kondisi masyarakat atau tidak. Hal ini salah satunya didasarkan dari masukan atau aspirasi dari masyarakat sendiri," terang Ida.

Karena itu menurut Ida, pihaknya sangat menyambut baik setiap keinginan masyarakat untuk menyampaikan dan memberikan aspirasi kepada DPRD Provinsi Jawa Barat.

"Kami siap untuk menerima dan menyalurkan bahkan kalau perlu menjadwalkan audiensi dengan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat kalau memang dikehendaki."

Dalam audiensi tersebut, Humas HTI Jabar Luthfi Afandi, MH mengemukakan maksud kunjungan ke DPRD Provinsi Jawa Barat selain untuk bersilaturahim adalah untuk memperkenalkan keberadaan HTI yang selama ini banyak dipahami secara tidak tepat oleh masyarakat.

"Kami ingin memperkenalkan gagasan, program kerja serta cita-cita kami kepada masyarakat, yang salah satunya terdorong untuk ikut menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat melalui kegiatan edukasi serta advokasi bagi masyarakat."

Menurut Luthfi aksi-aksi yang selama ini dilakukan HTI hanyalah bagian kecil dari kegiatan yang dilakukan oleh HTI. Menurutnya, pihaknya jauh dari cara-cara kekerasan karena yang dilakukan adalah melalui dakwah serta pemikiran dan kajian.

Sementara itu, senada dengan apa yang disampaikan Sekretaris DPRD, Kabag Perundang-undangan, Denny Yusuf yang juga turut mendampingi menyampaikan pula bahwa ruangan untuk menerima aspirasi sangat terbuka di DPRD Provinsi Jawa Barat, terutama dalam penyusunan  perda yang nantinya akan berguna untuk memperkaya materi bahasan. (Herman. S)
 
Top