GuidePedia

Bekasi, Global Post
Memacu target realisasi K3 (Kebersihan Keindahan dan Ketertiban) di lingkungan masing-masing sebagai tanggung jawab kita bersama, terutama penataan lingkungan dengan gerakkan K3 agar Kota Bekasi tetap mempertahankan Piala Adi Pura tampaknya menjadi perhatian serius oleh Camat Bekasi Utara H. Junaedi S.Ip. M.Si. bersama jajarannya.
 
Dalam perjalanan melaksanakan tugas dari waktu ke waktu dihadapkan pada tantangan yang menuntut selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan tidak mudah untuk menata kecamatan.


 “Harus ada kerjasama seluruh pihak dan butuh pengorbanan, bukan hanya sekedar materi, tetapi harus ditunjang dengan pemikiran yang handal, serta didukung para staf sebagai tenaga pelayanan publik,” katanya.


Dengan demikian maka pihaknya langsung kelapangan melakukan gerakkan K3 keberbagai titik pantau kebersihan, sekaligus sosialisasi pada warga agar tidak membuang sampah sembarangan. “Buanglah sampah pada tempatnya,” Kata H. Junaedi kepada Global Post diruang kerjanya pekan lalu.


Dikatakan H. Junaedi, sudah menjadi kewajiban untuk mendukung program Walikota Bekasi DR. H. Rahmat Effendi dalam upaya mewujudkan SPIP ( Sistem Pengendalian Intern Pemerintah), melalui SPIP kita tingkatkan kenerja dan pelayanan prima, pelayanan yang baik dan prima kepada warga masyarakat Kota Bekasi, khususnya warga Kecamatan Bekasi Utara untuk mempertahankan Piala Adi Pura.


Oleh karena itu, kata dia, program K3 harus dilaksanakan dengan serius, semula K3 hanya dilaksanakan tiap hari jumat, kini ditambah dengan hari sabtu. Kegiatan K3 dimulai dengan membersihkan pedagang kaki lima dan saluran air yang mampet akibat endapan lumpur dan timbunan sampah yang jarang dibersihkan oleh warga masyarakat. Hal ini di disepanjang Jalan Perjuangan, Jalan KH Mochtar Tabrani, Jalan Perwira Raya, Jalan Kaliabang Bungur, Jalan Kaliang Tengah. 


Gerakkan K3 dilakukan serentak di enam Kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Bekasi Utara, seperti di Kelurahan Kaliabang Tengah, Kelurahan Harapan Jaya, Kelurahan Perwira, Kelurahan Marga Mulia, Kelurahan Harapan Baru, Kelurahan Teluk Pucung. 


K3 sendiri dilakukan dengan sistematis, melakukan pembenahan dilingkungan masing-masing agar pelaksanaannya tepat sasaran, jalin rasa persaudaraan serta wujudkan suasana yang kondusif . Diharapkan kepada setiap warga  menyiapkan tong sampah supaya bisa diangkut ke TPA, karena Kebersihan Keindahan dan Ketertiban sebenarnya bukan hanya tanggung jawab aparat pemerintah saja, tapi tanggung jawab kita bersama. 


“Diharapkan kepada lurah se-Kecamatan Bekasi Utara agar menugaskan pejabat struktural sebagai koordinator dalam mengendalikan staf, agar selalu membuat laporan K3 disertai photo kegiatan, dan dilaporkan ke-Kecamatan lansung setelah sabtu bersih, mengingat pentingnya hal tersebut dari komitmen bersama dalam menuju visi Kota Bekasi Maju, Sejahtera dan Ihsan,” katanya. 


Dalam kesempatan tersebut camat berharap agar warga masyarakat, RT RW dan Staf Kelurahan juga staf Kecamatan  ikut memperhatikan linkungannya supaya tetap bersih indah dan tertib dalam kondisi damai tentram dan kondusif. 


Disamping itu, ia juga mengharapkan masyarakat agar membayar PBB sebelum jatuh tempo. Sebab dengan melunasi pajak PBB tepat waktu berarti turut serta dalam pembangunan Kota Bekasi, seperti yang kita lihat sekarang, lagi tahap pembangunan gapura, Aula, Kantor kelurahan Perwira, dan Puskemas pembantu kelurahan Perwira, ujar, H. Junaedi, mengakhiri perbincangannya. (Agus)        
 
Top