GuidePedia

Kota Tasikmalaya, Global Post
Lega. Suasana hati itu tampak dari ekspresi empat anggota DPRD dari Fraksi PBR atas keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan bahwa anggota DPRD non peserta pemilu 2014 tidak perlu mundur dari keanggotaan DPRD meski pada Pemilu 2014 mencalonkan dari partai lain.


Kepastian tidak perlu mun¬durnya anggota DPRD itu pun dibenarkan Ketua KPU Kota Tasikmalaya, Cholis Muchlis. 


Menurutnya, melalui putusan MK No. 39 dan Surat Edaran KPU No. 558, bahwa untuk DPRD Kota Tasikmalaya, yakni empat anggota DPRD dari PBR tidak harus mundur sepanjang tidak ditarik oleh partai politiknya.


Cholis mengatakan, KPU pun akan mengambil langkah segera dengan melakukan komunikasi menjelaskan putusan MK dan Surat Edaran KPU itu, serta menyerahkan proses yang sedang ditempuh DPRD ke Gubernur me¬nyang¬kut status keanggotaan legislatif. 


Kendati demikian, KPU tetap memberlakukan persyaratan formulir BB5 Caleg sebagai sya¬rat pencalegan mengenai pernyataan mundur dari partai asal.


Sekretaris DPRD, Roni Mulyawan menjelaskan, DPRD secepatnya melayangkan surat permohonan kepada Gubernur tentang pembatalan proses pemberhentian empat anggota Fraksi PBR. Pasalnya, keluarnya putusan MK tanggal 1 Agustus lalu mengamanatkan bahwa anggota DPRD non peserta pemilu 2014 diperbolehkan melanjutkan masa sisa periodenya. "Jadi tidak perlu mengundurkan diri, tetapi melanjutkan sisa periodenya," jelas Roni.


Ketua PBR, Solehudin pun mempersilakan empat perwakilannya melanjutkan sisa periode di DPRD. Dan partai tidak akan me 'recall' mereka meski telah mengundurkan diri dari partai asal. "Putusan MK ini atas perjuangan DPP PBR, jadi mereka tidak perlu berhenti karena DPP juga mempersilakan melanjutkan sisa periodenya," tandas dia. (Kisarianto. P)
 
Top