GuidePedia

Indramayu, Global Post


Perekaman data e-KTP bagi seluruh masyarakat yang tinggal di Kabupaten Indramayu, harus selesai. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Indramayu Drs. H. Supendi, M.Si dihadapan Kepala Dinas 

Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan seluruh camat beberapa waktu lalu. Pasalnya, sampai saat ini masih tersisa 262.446 orang yang belum terekam. Jumlah tersebut tersebar diseluruh kecamatan yang ada di Indramayu. 
 

Wakil Bupati Indramayu Drs. H. Supendi, M.Si menegaskan, sisa target yang belum terekam ini harus dilakukan jemput bola ketengah masyarakat. Selain itu dibutuhkan upaya kerja keras dari Disdukcapil dan para camat untuk segera menyelesaikannya. “Kami menginginkan sisa target masyarakat yang belum terekam harus selesai semua, petugas Disdukcapil dan camat harus kerja keras menyelesaikannya. Apalagi masih ada camat yang perolehan e-KTP sangat sedikit dari jumlah penduduk yang ada didaerahnya,” tegas Wabup.




Berdasarkan data dari Disdukcapil jumlah penduduk Indramayu per tanggal 15 Mei 2013 mencapai 2.350.608 orang. Sementara yang menjadi target enrollment (perekaman data)  e-KTP mencapai 1.293.157 orang. Dan sampai saat ini yang telah terealisasi e-KTP nya mencapai 1.037.064 orang, secara prosentase perekaman e-KTP di Kabupaten Indramayu telah mencapai 80,2 persen.




Untuk kecamatan dengan sisa target terbesar yakni Kecamatan Juntinyuat yang mencapai 32.596 orang dari target 76.570 orang. Sementara kecamatan dengan sisa target terkecil yakni Kecamatan Sindang hanya 1.077 orang dari target 34.608 orang. Tingginya sisa target di Kecamatan Juntinyuat ini dikarenakan terdapat data ganda/salah yang mencapai 17.185 orang, meninggal 641 orang, pindah 505 orang, tidak berada ditempat 8.973 orang dan sisanya belum terlayani mencapai 5.292 orang.




Secara keseluruhan, masih tingginya sisa perekaman data di Kabupaten Indramayu ini disebabkan karena adanya data ganda/salah yang mencapai 78.992 orang, meninggal 16.239 orang, pindah 33.107 orang, tidak berada ditempat 78.917 orang, dan belum terlayani sebanyak 55.785 orang.




Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)  Kabupaten Indramayu Drs. H. Yayan Mulyantoro, MM mengatakan, untuk mengejar sisa target tersebut lembaganya sudah melakukan perekaman secara mobile dengan terus berkunjung ke sekolah, TPI, lapas, hingga ke masjid-masjid. 




Sampai saat ini lanjut Yayan, kendala dalam percepatan penyelesaian e-KTP di Indramayu disebabkan karena masih ada alat di kecamatan yang belum bisa mobile, kecamatan yang sudah mobile baru Kecamatan Kandanghaur, Patrol, Sukra, dan Lohbener. Selanjutnya kendala juga disebabkan jika ada alat yang rusak maka harus dibawa ke Jakarta sedangkan penyelesaian tidak menentu bahkan memakan waktu hingga berminggu-minggu.




Kendala lainnya, adanya kecemburuan dan ketidakpercayaan ditengah masyarakat karena terdapat orang yang telah dulu direkam namun belum menerim e-KTP. Sedangkan  yang direkam belakangan justru lebih dulu mendapatkannya. Masalah lainnya, kata dia, yakni adanya perubahan aturan yang tidak menentu yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. (Rudi)
 
Top