GuidePedia

Semarang, Global Post 
Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) IpeKB (Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana pada BKKBN Jawa Tengah, belum lama ini digelar di Balai Diklat Ambarawa.
             
Ir Bambang Sularso, selaku Ketua Umum IPeKB Jawa Tengah, dalam Mukerda melaporkan bahwa ada beberapa kebijakan strategis yang akan diambil untuk menjadi acuhan program-program IPeKB ke depan, antara lain penguatan komitmen baik ke dalam maupun keluar sesuai pekik perjuangan IPeKB Daerah, yaitu, IPeKB...........kami Siap Bermitra, IPeKB .........Luar Biasa.
Komitmen kemitraan inilah salah satu program ke depan, baik kemitraan ke dalam organisasi dan kemitraan keluar untuk membangun kerjasama  dengan pihak terkait dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Mukerda ini akan mengingatkan kembali lima butir Ikrar IPeKB Jawa Tengah, yaitu Membangkitkan kembali program KB; Bekerja dengan keras, cerdas dan ikhlas; Mengedepankan mutu pelayanan KB, membangun kemitraan kerja; dan Menjadi petugas yang diterima oleh masyarakat.

Usai menyampaikan, laporan Bambang Sularso melakukan penanda tanganan kesanggupan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jateng, sebagai penasihat IPeKB, masa bakti 2012-2016, dan disusul penandatanganan kesanggupan Kepala Bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi (ADPIN) Perwakilan BKKBN Jateng sebagai Pembina IPeKB masa bakti 2012-2016.

Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Drs Sri Wahono.M.Kes, yang juga sebagai Penasehat IPeKB Jateng, secara resmi membuka Mukerda IPeKB tahun 2013. Menurutnya, Mukerda adalah media strategis untuk membicarakan program-program kerja IPeKB Daerah Jateng, dan melakukan evaluasi kegiatan untuk kemajuan suatu organisasi.

IPeKB Jawa Tengah diharapkan dapat serta mampu mewarnai program-program KB secara kongkrit dan bisa dirasakan manfaatnya oleh anggota-anggotanya dan masyarakat pada umumnya.

Sri Wahono menambahkan Mukerda, tahun ini sudah baik, karena didalam kegiatan disisipkan juga adanya kegiatan Bhakti Sosial di Panti Asuhan. ”Hal ini penting dilakukan, karena untuk menanamkan kepekaan bagi anggota IPeKB akan kondisi lingkungan,” ujarnya.

Disampaikan pula tantangan KB ke depan, yakni adanya Baby Boom di Jateng, karena TFR tahun 2012, saat ini mencapai 2,5 dan memiliki kontribusi jumlah penduduk yang besar ditingkat nasional, 32,5 juta jiwa. ”Di ranking 3, dari Jabar dan Jatim,” ungkapnya.

Kegiatan Mukerda IPeKB se Jawa Tengah juga dirangkai dengan kegiatan bakti sosial sehingga  terkumpul dana sebesar Rp 4.350.000,-dan  diserahkan kepada Panti Asuhan Amanah dan Panti Asuhan Sahal Suhail, dalam bentuk kebutuhan pokok.

Hadir dalam acara tersebut Penasehat IpeKB, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Drs Sri Wahono M.Kes, Pembina IPeKB Ir. Nanik Budi H.MP, Kabid Advokasi, Penggerakan dan Informasi Perwakilan BKKBN Prov.Jateng, Kep. Diklat KKB Ambarawa Agus Pujianto SH M.Kes, tokoh masyarakat, Pimpinan Pengurus Panti Asuhan Amanah, Pimp. Pengurus Panti Asuhan Sahal Suhail, Pengurus Daerah IPeKB, dan Ketua Cabang IPeKB se-Jateng. (Yf/Hms) 
 
Top