GuidePedia

Kota Tasikmalaya, Global Post
Puncak Peringatan hari Krida ke-41 yang dilaksanakan di Lapangan Dadaha disambut antusias masyarakat dan peserta yang hadir dengan melakukan iring-iringan kendaraan yang dihias oleh hasil bumi dari petani, Gapoktan, HKTI, KTNA serta berbagai kegiatan yang dihadiri pula jajaran pejabat pemkot Tasikmalaya, unsur muspida serta tak Luput Walikota yang sempat pula memberikan sambutan hari krida serta selamat atas prestasi yang diraih para petani dengan penghargaan yang diterima. 
 
Pertanian pada hakekatnya adalah bersyukur, berbangga hati sekaligus mawas diri atas dharma bhakti segenap insan pertanian serta bersyukur atas anuegrah kekayaan alam. Disampaikan  dikatakan H. Budi.
Bahkan H. Budi lebih jau juga menjelaskan sektor pertanian merupakan salah satu yang dominan di Kota Tasikmalaya dengan jumlah 50% SDM pertanian dari total penduduk, terdiri dari 63 gapoktan dan 340 kelompok tani. “Data statistik tahun 2011 kontribusi pertanian pada PDRB sebesar 6,34% atau posisi ke-7 dibawah industri, perdagangan, hotel, restoran dan yang lainnya” jelas budi. 

“Saya sampaikan terimakasih atas sumbangsih penyediaan bahan pangan beras sebesar 70% dari total kebutuhan masyarakat Kota Tasikmalaya” tambahnya.

Usep Supriatna selaku panitia penyelenggara menyampaikan peringatan hari krida pertanian diperingati 21 Juni s/d 21 Juli tiap tahunnya dengan maksud melestarikan nilai luhur dan kearifan budaya lokal dalam pertanian serta bertujuan menggelorakan semangat budaya agraris, memperkenalkan dan mempromosikan berbagai prestasi dan komoditi pertanian, melaksanakan berbagai kegiatan guna meningkatkan citra pertanian dalam komitmen melindungi pemberdayaan petani.

Dalam kegiatan tersebut dibicarakan pula pemberian hadiah bagi para petani berprestasi, pagelaran seni tradisioanal, pawai kendaraan hias hasil bumi serta pameran hasil produksi kelompok tani dari seluruh kelompok tani yang  ada di  Koya Tasikmalaya. (Asep M/Herman B)
 
Top