GuidePedia

Pakkat, Global Post 
SMP Negeri 1 Pakkat Humbahas yang dibawahi Kepsek Drs. K.N diduga melakukan pungutan liar alias (pungli) disekolah, pada hal untuk operasional sekolah pemerintah sudah mengalokasikan ada dana Bos (biaya operasional sekolah) sebagaimana diatur penggunaanya, termasuk pada biaya photo copy berkas kelengkapan sekolah.

Nampaknya hal ini kurang diindahkan oleh pihak sekolah, sehingga SMP Negeri 1 Pakkat, Kabupaten Humbahas tidak peduli terhadap peraturan itu.

Bahkan berdasarkan penelusuran Global Post di lapangan kepada beberapa orang tua siswa yang tak bersedia ditulis namanya merasa kecewa dan sangat resah atas pungutan yang dilakukan SMP Negeri 1 Pakkat tersebut.

Dikatakan orang tua siswa sekaligus sumber Global Post di lapangan memperkirakan pungutan yang dilakukan terkait pengambilan SKHUN Rp 50.000 per siswa, jika dikalikan 150 siswa maka lebih kurang akan terkumpul dana  22.500.000 (dua  puluh dua juta lima ratus ribu rupiah), katanya.

Kurangkah dana Bos yang sudah diprogramkan pemerintah, sehingga sekolah harus kembali melakukan pungutan dengan alasan untuk uang leges dan photo copy? Rasanya sebelum pemerintah mengambil kebijakan menetapkan besaran dana Bos, pemerintah telah melakukan survai kebutuhan. Lalu untuk apa dan dikemanakan uang yang di pungut Rp 150.000/siswa penggunaanya?

 Sejumlah orang tua siswa merasa kecewa, apalagi mata pencaharian di Pakkat sudah anjlok alias terpuruk akibat hasil karet yang di deres harganya Cuma Rp 6000 /kg, sedangkan pendapatan cuma 5kg /hari.

“Bayangkan lah Pak dengan penghasilan 5 kg/hari jika dikali 4 hari setiap minggu ongkos ke pekan, sementara harga BBM sudah naik untuk, tentu uang segitu sangat terasa. Maka itu kami sebagai masyarakat yang peduli pendidikan mohon kepada bapak Kadis Pendidikan Kabupaten Humbahas agar mau menasehati bawahannya yang mengadakan pungli di sekolah SMPN 1 Pakkat Humbahas ini. Begitupun juga kepada instansi terkait supaya mau menindak orang yang mau melakukan “pungli” termasuk salah satunya oknum guru Di SMP Negeri 1 Pakkat Kabupaten Humbahas ini,” ungkapnya. (Amhas)
 
Top