GuidePedia

Semarang, Global Post
Remaja merupakan potensi yang sangat besar bagi kemajuan suatu bangsa. Di Indonesia, jumlah remaja relatif tinggi, yakni 27,6 % dari seluruh penduduk Indonesia atau mencapai 237,6 juta jiwa. 

Namun, banyak perilaku menyimpang pada remaja seperti penyalahgunaan narkoba, seks bebas dan HIV AIDS. Untuk menghindari pengaruh buruk pada pergaulan, remaja harus diarahkan pada kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi persiapan kehidupan masa depannya.

Atas dasar itu, Rabu (24 April 2013), BKKBN Provinsi Jawa Tengah menggelar Pemilihan Duta Mahasiswa Genre tahun 2013 di Hotel Santika Premiere Semarang. 

Pemilihan Duta Mahasiswa itu diikuti 36 peserta yang mewakili sekitar 21 perguruan tinggi negeri maupun swasta yang ada di Jawa Tengah.

Berhasil menjadi pemenang dan berhak menyandang gelar Duta Mahasiswa Jawa Tengah tahun 2013, yakni Ade Soni Noferianto dari Universitas Diponegoro, untuk kategori Putra, dan Mei Irnawati dari STAI Pati untuk kategori Putri. 

Ade Soni N memuaskan para juri ketika mengemukakan bahwa dia akan terjun langsung ke lapangan mendekati para remaja dan PUS untuk mensosialisasikan Program Genre jika terpilih menjadi pemenang.

Sementara Mei Irnawati memuaskan juri ketika mengungkapkan bahwa selama ini dia telah memenuhi kriteria sebagai generasi berencana. Selanjutnya Ade Soni dan Mei Irnawati harus mempersiapkan diri mengikuti Pemilihan Duta Mahasiswa tingkat Nasional yang akan dilaksanakan bulan Mei mendatang.

Syarat menjadi peserta Pemilihan Duta Mahasiswa ini adalah mahasiswa yang aktif pada kegiatan Pusat Informasi dan Konseling Remaja/Mahasiswa di kampusnya masing-masing. 

Hal itu penting karena setiap peserta yang terpilih nantinya akan bertugas mensosialisasikan Program Generasi Berencana (Genre) dan mengajak teman-teman sebayanya sesame remaja menghindari narkoba, HIV AIDS, dan Seks bebas (Triad KRR).

Dijumpai wartawan di sela-sela acara, Kepala Sub Bidang Ketahanan Remaja BKKBN Provinsi  Jawa Tengah, Aan Supardan, S.Sos mengemukakan bahwa kegiatan Pemilihan Duta Mahasiswa tingkat Provinsi Jawa Tengah ini dilaksanakan setiap tahun, dan pemenangnya akan mewakili Jawa Tengah pada Pemilihan Duta Mahasiswa Tingkat Nasional. 

“Dalam rangka promosi Program Generasi Berencana khususnya pengembangan Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa, diperlukan figure motivator dari kalangan mahasiswa, sesuai dengan prinsip dari, oleh dan untuk mahasiswa. Kita pahami bahwa remaja itu lebih bisa menerima saran dari teman-teman sebayanya, ketimbang mendengar nasihat orang tua yang bagi mereka terkesan menggurui,” ungkapnya. 

Aan Supardan menambahkan bahwa perlu adanya figur-figur mahasiswa yang dibekali ilmu dan pengetahuan yang cukup agar bisa mengajak teman-temannya sesama remaja pada trend-trend pergaulan yang positif. 

Duta Mahasiswa Genre harus memiliki kemampuan persuasif yang baik agar dapat menajdi motivator bagi sesama remaja. Oleh karena itu seleksi yang dilakukan untuk memilih pemenangnya meliputi aspek wawasan yang luas, utamanya mengenai Program Genre dan Triad KRR, performance yang menarik, dan kecakapan berbicara di depan umum atau public speaking. 

Tim juri pun terdiri dari unsur  BKKBN,  praktisi fashion dari APPMI dan praktisi media dari Tabloid Cempaka.

Selain dituntut mampu berkampanye tentang Program Genre, para peserta juga harus up to date terhadap isu-isu remaja, mereka dituntut mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh dewan juri mengenai positif-negatifnya  sosial media, pacaran sehat, Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), seks bebas, kekerasan pada pacaran hingga tentang aborsi dan HIV Aids pada remaja.  (Yf/Hms BKKBN Jateng)
 
Top