GuidePedia

Bengkulu, Global Post
Kualitas aparatur yang tinggi sebagai salah satu pilar dalam implementasi tata pemerintahan yang baik (Good Governance). Pemimpin diharapkan tidak hanya mampu merespon perubahan, tetapi juga dapat menelorkan perubahan itu ke arah yang lebih baik.
             
Penegasan itu disampaikan Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamzah S.Ag M.Pd, melalui Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Drs. Heri Syahriar, pada upacara pembukaan Diklat Kepemimpinan Tingkat III Angkatan XXXIII, baru-baru ini.
           
“Melalui pendidikan dan pelatihan, pemimpin diharapkan mampu berperan aktif melaksanakan tugas managerial, bermoral, dan dituntut lebih baik, profesional, serta menjadi  perekat persatuan dan kesatuan,” tegasnya.

Sementara itu dalam laporan Kepala Badan Diklat Provinsi Bengkulu H Eris Tuffani SE, menyampaikan beberapa hal yang mendasar dari Diklat Kepemimpinan Tingkat III Angkatan XXXIII, jika memacu kepada Keputusan Gubernur Nomor 42 Tahun 2013, tanggal 14 Februari 2013 tentang Penyelenggaraan Diklat dan Kediklatan, serta Pelatihan Tahun Anggaran 2013.

Kepala Badiklat Provinsi Bengkulu juga mengungkapkan bahwa peserta berjumlah 80 orang. Rinciannya, dari Kabupaten Bengkulu Selatan 22 orang, Kabupaten Bengkulu Tengah 10 orang, Kabupaten Bengkulu Utara 28 orang, dan Kabupaten Muko-Muko 20 orang.
Eris menambahkan Diklat Kepemimpinan Tingkat III Angkatan Ke XXXIII diselenggarakan selama 42 hari efektif dari tanggal 27 Mei-15 Juli 2013.

Sedangkan tenaga pengajar dari Polda Bengkulu, Depag Bengkulu, BPKP Bengkulu, TASPEN Bengkulu, Widyaiswara, Badiklat Provinsi Bengkulu dan Dinas terkait, ujar H. Eris Tuffani, SE.
“Adapun metode pembelajarannya adalah  ceramah, pendalaman materi, seminar, sirmulasi, studi khusus, diskusi, dan observasi lapangan,” ujar Eris. (Willy Andreas)




 
Top