GuidePedia



Bandar Lampung, Global Post 
 Perusahaan swasta merupakan salah satu penggerak perekonomian bangsa yang tumbuh dan berkembang dari segolongan masyarakat, dengan tujuan keuntungan. Karena itu, para pengusaha dituntut memiliki kewajiban dan tanggung jawab, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, bersama dengan komponen bangsa lainnya. Untuk kepentingan tersebut, Kamis (1/12/2011) lalu, diadakan silaturahmi pengusaha yang disponsori oleh Forum Komunikasi Kemitraan Pengusaha Natar, di Gedung Sereba Guna, milik Ketua Kemitraan Hi Eka Suwandi, di Jalan Al Barokah Natar.
Hadir pada acara  tersebut Wakil Bupati Lampung Selatan Eki Setyanto SE, Anggota DPRD Lampung Selatan dari komisi D, Muasri IH dan Ali Nuhdin SH, pejabat Jamsostek H Kusmayudi SE, MM, AAAIJ, Camat Natar, Dra Bayana M.Si, Ketua Umum Kemitraan Pengusaha  Natar serta pengusaha dan undangan.

Pada sesi dialog,  Muasri mengatakan bahwa anggota dewan yang merupakan wakil rakyat siap untuk menjadi mediator penyelesaian perselisihan antara rakyat, buruh dan perusahaan yang terkait dengan tingkat kesejahteraan pegawai. 

Sementara itu, Ali Nuh mengatakan bahwa hasil survey   di Kecamatan Natar menunjukan bahwa masih banyak perusahaan yang tidak memiliki serikat pekerja dan belum turut serta dalam program jamsostek.

Menurut Muasri tidak kalah pentingnya  kerjasama dengan rekan-rekan wartawan. “Karena wartawan juga merupakan mitra kita semua. Karena bila ada pemberitaan yang tidak berimbang, maka pengusaha selaku  sumber pemberitaan memiliki hak jawab, sesuai dengan undang-undang 40 tahun 1999 tentang Pers,” jelasnya.

Selanjutnya Hi Kuswahyudi dari Jamsostek Lampung menyampaikan manfaat keikutsertaan pengusaha dalam jamsostek, di antaranya membantu pekerja dalam mendapatkan tunjangan hari tua serta tunjangan kecelaekaan kerja.

Pejabat Jamsostek itu  juga menjelaskan  bagaimana pola pembayaran serta cara mengajukan klaim atas kecelakaan kerja karyawan.

Sementara Camat Natar Dra Bayana M.Si menghimbau perusahaan agar dapat menyerap tenaga di wilayah lingkungan kerja  perusahaan bersomisili. Menurutnya, penerimaan bisa disesuaikan dengan klafisikasi  pekerjaan yang ada. Bayana juga meminta partisipasi pengusaha agar menjadi motor penggerak kebersihan, terutama di linkunganya.

Menanggapi hal itu, Ketua Kemitraan Pengusaha di Kecamatan Natar, Hi Eka Suwandi, mengatakan para pengusaha pada prinsipnya selalu mentaati peraturan perundangan yang berlaku. Namun, kata dia, masih saja ada ketentuan yang dikenakan  kepada pengusaha di luar peraturan yang berlaku.
Mengenai program jamsostek, Hi Eka Suwandi mengatakan bahwa pengusaha pada dasarnya siap dan turut serta, guna melaksanakan Undang-Undang No 3 Tahun 1992. Namun, ketua kemitraan itu mengungkapkan bahwa karyawan perusahaan di yang ada di Kecamatan Natar adalah rata-rata pekerja borongan yang bekerja bukan berdasarkan jam kerja.

Dia menghimbau serta mengajak pengusaha agar dalam upaya peningkatan kesejahteraan karyawan, yang lebih diutamakan adalah faktor kultur dan internal perusahaan.

Sebagai  sumbangsih kepada pemerintah,  Hi Eka mengajak para pengusaha untuk bersama-sama memberi bantuan sebuah dump truck, untuk mengangkut sampah  di Kecamatan Natar. Hi Eka Suwandi pun memberikan sumbangan untuk pembelian dump truck yang dihimpunya sebesar Rp 5 juta, disertai harapan kendaraan sumbangan pengusaha itu dapat dirawat dengan baik.

Sumbangan tersebut, kata Hi Eka Suwandi menambahkan, sebagai wujud nyata pengusaha di Natar dalam mendukung program pembangunan, khususnya   kebersihan di Kabupaten Lampung Selatan. (Misrul/Helmi)
 
Top