GuidePedia



Lebak, Global Post
Terkait pemberhentian salah satu guru yang bernama Yudi, yang diduga dilakukan secara sepihak oleh pihak sekolah Madrasah Ibtidaiyah Darul Hikam di Kp. Ciperang, Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mendapat tanggapan dari Kasi Mapenda Idris Jumroni. Namun, itu semua menurut Idris, kalau sekolah itu milik swasta (Yayasan) di kembalikan kepada pengelola sekolahan atau Yayasan itu sendiri. “Pemberhentian dan pengangkatan tenaga pengajar (Guru) di sekolah swasta itu kewenangannya Ketua Yayasan. Kami selaku pembina hanya bertugas untuk melakukan pembinaan saja”.Kata Kepala Seksi Madrasah dan Pendidikan Dasar Idris Jumroni, ketika di konfirmasi Global Post di ruang kerjanya Kamis (12/1).
Namun dengan demikian, kata Idris, semua itu harus dilihat dari sisi mana dan kenapa guru tersebut diberhentikan. “Yang saya tahu, guru tersebut mengajukan pindah”, katanya singkat.Seperti diberitakan Global Post sebelumnya pada edisi 93 dengan sub judul “Berhentikan Guru Lama Rekrut Guru Baru”  Yudi, seorang tenaga guru di sekolah Madrasah Ibtidaiyah Darul Hikam diduga di berhentikan secara sepihak oleh Ketua Yayasan dan Kepala Sekolah.

“Alasan Ketua Yayasan dan Kepala Sekolah kepada saya, saya tidak ada masa depan di MI Darul Hikam. Tapi, setelah saya di berhentikan, mereka merekrut guru baru”. Kata Yudi, ketika di konfirmasi Global Post via telepon genggamnya Senin (2/1). 

Memang benar, kata Yudi, pemberhentian dirinya itu kewenangan Ketua Yayasan. Akan tetapi menurut Yudi, alasan yang disampaikan Ketua Yayasan itu tidak masuk di akal. “Alasan tidak ada masa depan di sekolah itu, seperti yang mereka sampaikan kepada saya, itu yang tidak saya terima.”.Ujarnya
Untuk menyalurkan bakatnya menjadi seorang guru, Yudi, berharap ada solusi lain selain di sekolah tersebut. “Tidak mengajar di MI Darul Hikam pun tidak masalah, tapi saya berharap ada solusi lain agar saya bisa menyalurkan bakat menjadi seorang guru”.Kata Yudi, seraya berharap. (Heryanto)
 
Top