GuidePedia


Jakarta, Global Post 
Proses pengurusan dokumen administrasi kependudukan kerapkali menjadi momok bagi warga, mulai dari jangka waktu pembuatan cenderung lama, biaya yang sering kali mahal, hingga prosedur birokrasi yang kerap rumit atau berbelit-belit. Berbagai kendala itu diupayakan Pemerintah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, agar bisa ditekan. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), melakukan berbagai terobosan dalam rangka mewujudkan pelayanan yang cepati di bidang kependudukan tersebut. Salah satu terobosan, yakni pemberlakuan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) sesuai arahan dan ketentuan Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri).

Jakarta adalah provinsi pertama yang menerapkan proyek Nasional percontohan pembuatan KTP elektonik ini. MulaiAgustus 2011, sebanyak 7,3 juta warga Jakarta akan dimobilisasi untuk menguruse-KTP. 

Salah satunya Kelurahan Serdang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, yang telah  melakukan uji coba pemberlakuan e-KTP,sejak November 2010 lalu. “Kini telah mencapai 19.325 jiwa atau sekitar 75 %,” ujar Kasie Dukcapil Kelurahan Serdang, Teguh Suripto, saat ditemui wartawan Global Post, Senin (2/1/12).

Teguh mengatakan, tujuan diberlakukannya e-KTP ini antara lain menertibkan data administrasi kependudukan karena adanya system Nomor Induk nasional (NIK). Tak hanya dalam hal administrasi kependudukan, NIK juga akan bermanfaat dalam bidang pendidikan. Saat mengurus akte kelahiran.

Nomor induk nasional akan diterbitkan dan dijadikan nomor induk sekolah bagi anak-anak mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.

Ditambahkan, kartu identitas elektronik tersebut juga dilengkapi sebuah chip. “Chip ini nantinya diharapkan mampu menyelesaikan masalah pendataan penduduk yang kerap kali menemui bergam hambatan,” jelasTeguh Suripto.

Sementara Lurah Serdang, Muchlis S.Sos menambahkan pemberlakuan e-KTP juga tidak memungkinkan adanya identitas bermasalah, seperti KTP ganda. 

Pemalsuan identitas diri juga diharapkan menyusut karena pusat rekam data akan merekam setiap sidik jari dan retina mata dari setiap pemohon yang mengajukan pengurusan e-KTP. “Dalam pembuatan   e-KTP, warga sangat antusias sekaligus mendukung program tersebut,” tuturnya.  (Wly/Aziz)
 
Top