GuidePedia



Sulawesi Tenggara, Global Post -
Tahun ini Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara (Sulta) kembali menerima transmigran. Mereka resmi diterima Pemkab Konawe yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, H Irawan Laliasa di Balai Desa Awuajaya, Kecamatan Asinu yang turut disaksikan Kadis Nakertrans Sultra, Ilham Latif dan Ketua DPRD Konawe, Kery Saiful K

Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe, Irawan Laliasa menerima 100 Kepala Keluarga (KK) atau 368 jiwa transmigran asal Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Barat(NTB) masuk di Kabupaten Konawe termasuk Transmigrasi Penduduk Setempat (TPS).
           
Irawan Laliasa melalui Kabag Humas telematika sandi Pemkab  Konawe, La Ode Sahidi menyatakan bahwa Pemkab Konawe tulus ikhlas menerima kehadiran 100 KK warga transmigran di wilayah Konawe .
Dia berharap, kehadiran warga transmigrasi ini dapat merubah pola berpikir masyarakat penduduk asli, utamanya dalam hal pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam yang ada di wilayah ini.
Terlebih, kata dia, keberadaan warga transmigran asal NTB dan Jateng ini diharapkan terjadi transfer pengetahuan dan  keterampilan yang dimiliki dari daerah asal kepada warga yang ada di wilayah transmigran.
Irawan Laliasa meminta warga transmigran supaya bisa  berbaur dan bekerjasama serta menjalin kehidupan yang harmonis dengan masyarakat setempat dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, agama, dan saling menghargai dan menghormati.

Dengan demikian persaudaraan, persatuan dan kesatuan dapat tetap terjalin dan terpelihara. Menurutnya "Jangan ada dikotomi antara pendatang dan bukan pendatang. Jangan ada anggapan warga transmigran dan bukan warga transmigran. Tetapi semua adalah warga Kabupaten Konawe,"ucapnya.
Kadis Nakertrans Sultra, Ilham Latif mengatakan bahwa 100 KK transmigran ini akan ditempatkan di Desa Lasada dan Awuajaya berdasarkan SK Bupati Konawe bernomor 133/2011 yang diadakan di Desa Lasada danAwua Jaya.

Komposisinya terdiri dari  50 KK TPS dan 50 KK TPA. 50 KKTPA ini terdiri dari 25 KK dari Jawa Tengah dan 25 KKdari NTB. Ditambah 50 KK Transmigrasi Penduduk Setempat(TPS).

Untuk mendukung program ini kata dia pemerintah pusat melalui Dinas Nakeretrans Konawe mengalokaskan dana sebanyak Rp 5.874.094.000 untuk membayar pembukaan lahan, pembuatan jalan dan jembatan. Termasuk pembuatan sarana air bersih, pembangunan 100 unit rumah dan anggaran jaminan hidup selama empat tahun.

Sementara itu Ketua DPRD Konawe, Kerry Syaiful Konggoasa menegaskan agar pemerintah memperjelas  batas-batas tanah yang dimiliki warga transmigran untuk menghindari terjadinya sengketa lahan dikemudian hari. (Ir/Okyl)
 
Top