GuidePedia


Tangsel, Global Post 
Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Cipeucang dipastikan dapat mulai beroperasi akhir tahun ini. "Akhir Desember, TPST Cipeucang sudah dapat dioperasikan," ujar Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, Rabu (7/12). Namun, Benyamin menyatakan, pemanfaatan TPST Cipeucang belum dapat sepenuhnya digunakan karena terbatasnya lahan. "Baru dapat menampung sampah rumah tangga dan belum dapat menampung sampah dalam skala besar. Sampah pasar sepertinya belum bisa," ujarnya.
Menurut Benyamin, dengan hanya dua hektare lahan TPST Cipeucang, tentu sangat tidak memadai untuk pembangunan sebuah TPST yang layak dan representatif. Dibutuhkan penambahan lahan lebih luas lagi untuk menampung dan mengelola sampah di Tangsel.

Pemkot Tangsel, ujarnya, membutuhkan tambahan lahan TPST Cipeucang seluas 10-15 hektare. Tahapan itu di la kukan dengan pembelian lahan 2,5 hektare pada tahun ini dan dilanjutkan dengan pem bebasan tambahan lahan pada 2012. Adapun Pemkot Tangsel mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat senilai kurang lebih Rp 9 miliar, yang juga digunakan untuk mencari tambahan lahan di sekitar TPST Cipeucang. “Tahun ini kita harapkan TPST berope rasi dan dalam rentang waktu tersebut, target kita me nambah TPST lahan 10 hektare,” kata Benyamin.

Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangsel, Nur Slamet, membenarkan tentang pengoperasionalan TPST Cipeu cang akhir Desember ini. “Bisa dipastikan dapat berope rasi akhir tahun,” ujarnya.

Nur Slamet mengatakan, saat ini TPST Cipeucang sudah diserahterimakan dari pihak kontraktor kepada Satuan Kerja (Satker) Kementerian PU. Sedangkan mengenai serah terima ke Tangsel, pihaknya belum dapat memastikan. “Ini kan proyek pusat. Jadi, kami tidak tahu kapan akan diserahterimakan ke Tangsel,” ujarnya. (Hartono)
 
Top