GuidePedia


Pinang Damai, Global Post 
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Labuhanbatu Selatan (Labusel) H.Syamsul Bahri Hasibuan dan Ir.Hari Hariono mengadakan reses di Desa Pinang Damai Kec.Torgamba ,(24/11) yang dilaksanakan di aula kantor Kepala Desa Pinang Damai, terkesan sangat memuaskan terutama bagi ibu-ibu PKK. Kepala Desa Pinang Damai Bapak Tarman merasa senang kedatangan angggota DPRD dalam rangka reses tahun ke 3. Acara tersebut dihadiri seluruh aparat desa baik RT, RW, kepala dusun dan seluruh jajarannya, termasuk dari  Dinas Pendidikan, ibu-ibu PKK, pemuka masyarakat serta pemuka agama.

Pada kesempatan itu, bergulir pertanyaan masyarakat seperti yang disampaikan Ketua LKMD
Seno dalam hal permohonan sekolah SD Karya Bakti yang ada di Desa Pinang Damai, agar dinegerikan. Dimohon juga untuk dibuatkan sumur bor dan WC.  Selanjutnya RT03 Sahlan Rambe, mengatakan untuk warga RT03-02 diperlukan sumur bor. Selanjutnya dinas pendidikan/guru, Sasmito memohon agar di Desa Pinang Damai dibangun madrasah.
   
Sementara kepala sekolah memohon penambahan lokal dan komputer
walaupun komputer untuk membuat proposal ke Milano. Masyarakat Pinang Damai juga memohon soal pengaspalan jalan.
  
 Anggota DPRD, H Samsul Bahri Hasibuan menjawab bahwa sumur bor sudah bisa dipastikan 75%. “Untuk pembuatan sumur bor di Mesjid Amaliyah Amin,  Insya Allah dibuat tahun 2012,” katanya.

Masalah pengaspalan, H Syamsul Bahri Hasibuan balik bertanya, dari mana pengaspalan dimulai? Ketua PAC PDIP Suwandi mnejawab, dari Simpang Milano.” tapi ibu-ibu PPK yang diwakili Ibu Suriani menerangan bahwa ibu-ibu dan anak sekolah yang lewat kalau dari Simpang PT Milano banyak perkebunan.
Menanggapi perselisihan Syamsul menjawab, kalau tidak masalah dan PPK setuju,
pengaspalan sebaiknya dari Simpang Kanan.

Selanjutnya anggota DPRD, Ir. Hari Hariono menerangkan bahwa APBD tahun 2012 untuk Kecamatan Torgamba paling banyak di Labusel, yakni sebesar 19 miliyar rupiah.
     
Soal pengaspalan, Ir Hari Hariono menerangkan bahwa perusahaan dan Pemkab Labusel sudah bikin perjanjian yang ditanda tangani Bupati bahwa Pemkab Labusel yang memberikan pengaspalan. “Masalah pendidikan, yaitu penambahan lokal dan komputer dan SD Karya Bhakti supaya dinegerikan ini, akan saya usulkan. Sebab, selama ini Kepala Dinas Pendidikan berganti-ganti, sekarang sudah defenitif,” ujarnya seraya menganjurkan supaya kepala sekolah juga memohon kepada Dinas Pendidikan, agar cepat terealisasi. (Lely Hermansyah)
 
Top