GuidePedia


Ciamis, Global Post 
Hampir di tiap sudut kantor dan dinas di Kabupaten Ciamis, ada ajakan bupati untuk melakukan reformasi dalam birokrasi dan memberikan pelayanan yang prima terhadap masyarakat. Kenyataannya, korupsi atau pemotongan dana bantuan pusat tetap saja berjalan sebagai mana biasanya. Salah satunya terjadi di Dinas Ciptakarya Kebersihan dan Tata Ruang, yang diduga sebagai pelaksana PPIP (Proyek Infra Struktur Pedesaan) yang notabene membenahi desa tertinggal. “Oknum dinas tetap saja meminta uang pelicin kepada para OMS (Organisasi Masyarakat Setempat) dengan dalih untuk kebutuhan administrasi, meskipun sudah diberi dan dicukupi oleh pusat,” ungkap beberapa OMS yang minta dirahasiakan namanya.

Menurut pengakuan mereka bahwa yang minta uang pelicin itu adalah pengawas yang mungkin disuruh oleh petugas yang lebih tinggi. 

Yasmin Sambas BE MM selaku Kadis Cipta Karya Kebersihan dan Tata Ruang, saat akan dikomfirmasi Global Post sedang tidak ada di tempat. “Maaf bapak sedang keluar, lain kali saja, ya,” ujar petugas kantor tersebut. 

Sementara menurut para pemerhati sosial kemasyarakatan di Ciamis, msebaiknya setiap pekerjaan diawasi secara ketat, apakah sesuai dengan rencana atau tidak. Bila tidak sesuai para pelakunya dituntut secara hukum, dan  jangan diberi bantuan terus oleh pusat. (Asep. B)

 
Top