GuidePedia


Kab Semarang, Global Post
TNI dan Pol memiliki tugas pokok dan fungsi yang baku untuk memecahkan berbagai permasalah yang muncul, demikian pula Pemkab Semarang juga melaksanakan tugas sesuai dengan aturan yang ada. “Selama ini, Pemkab Semarang, TNI dan Polri telah melakukan tugas penanganan masalah sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan instansi masing-masing. Lewat sinergitas tugas pokok ini, diharapkan pelayanan kepada masyarakat terutama penanganan masalah dapat berjalan dengan baik,” kata Bupati Semarang Mundjirin dalam acara penandatangan nota kesepahaman sinergitas instansi pemerintah dalam penanganan masalah di kab Semarang diruang VIP rumah dinas Bupati Semarang.
Menurut Bupati Mundjirin, nota kesepahaman sinergitas pokok-pokok tindakan instansi pemerintah dimaksudkan sebagai semacam prosedur standar operasional kegiatan agar kerjasama dan keterpaduan tugas pokok itu dapat terwujud.

Penandatanganan nota kesepahaman oleh Bupati Semarang Mundjirin, Dandim 0714 Salatiga Letkol Inf JXB Nunes dan Kapolres Semarang AKBP IB Putra Narendra, disaksikan Kejari Ambarawa Reskiana Ramayanti.SH dan Kepala Pengadilan Negeri Kab Semarang Zaenuri SH. 

Bupati berharap, dengan adanya nota kesepahaman dapat dicegah timbulnya masalah di masyarakat seperti untuk mencegah terjadi tindak kriminalitas, pihak kepolisian dengan dukungan Pemkab Semarang dapat melakukan penyuluhan kepada masyarakat. 

Pihak TNI dapat memanfaatkan peran bintara Pembina Desa (Babinsa) dan kepolisian lewat babinkamtibmas dapat menangkal terjadinya tindak kejahatan.

Sementara Dandim Salatiga Letkol JXB Nunes mengatakan, pihaknya siap meningkatkan kerjasama dengan Pemkab Semarang dan Kepolisian untuk mengatasi masalah yang mungkin timbul di masyarakat. “Saat ini kami telah memerintahkan Babinsa untuk mengecek wilayah, terutama yang berpotensi terjadi tanah longsor maupun banjir sebagai langkah antisipasi di musim penghujan ini,” katanya. (Rz)
 
Top