GuidePedia


Magelang, Global Post
Pembangunan jembatan permanen Sungai Putih di Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang ditargetkan selesai akhir tahun ini. Hal itu disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Secang-Pringsurat dan Muntilan-Salam, SNVT Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jateng, Budi Sudirman, Rabu (7/12). Target tersebut, katanya, juga berlaku pada pembangunan dua buah jembatan semi permanen di wilayah Kecamatan Mungkid dan Kecamatan Sawangan. Dua jembatan semi permanen itu berupa jembatan gantung yang melintang di atas Sungai Pabelan. Satu berada di Dusun Srowol, Desa Progowati, Kecamatan Mungkid dan lainnya di Dusun Tlatar, Desa Krogowanan, Kecamatan Sawangan.

Pelaksanaan pembangunan jembatan permanen dan semi permanen tersebut, menurutnya, sudah mencapai 80%. Pada akhir tahun, kekurangan dari proses itu diharap sudah selesai, sehingga bisa digunakan. 

"Pembuatan jembatan permanen Sungai Putih saat ini sudah sampai pengerjaan plat pondasi dan badan abutmen serta penyempurnaan rangka. Sebentar lagi sudah pengecoran abutmen. Jika dipersentase sudah selesai hampir 80%, jadi tahun baru sudah bisa dilewati. Begitu juga jembatan gantung Srowol dan Tlatar sudah selesai 80%," katanya.

Jembatan Sungai Putih dibangun mulai awal Oktober 2011 dengan model jembatan layang. Sebelumnya, jembatan ini rusak akibat diterjang banjir lahar dingin. Pembangunaan jembatan ini menelan anggaran Rp64 miliar.
Jembatan senilai Rp 64 miliar ini merupakan bagian dari proyek besar pelurusan Kali Putih. Kali Putih baru ini akan berada di sisi timur Dusun Gempol, sementara Kali Putih lama berada di sisi barat Gempol.

Lokasi ini sebenarnya merupakan alur Kali Putih yang asli. Namun pemerintah Hindia Belanda melakukan penggabungan Kali Putih dan Kali Druju tepat di dekat jembatan Gempol. Hal inilah yang membuat lahar melimpah ke jalan raya dan Dusun Gempol karena aliran berkelok-kelok dan mengecil.

Menurut Budi Sudirman meski berstatus early recovery namun pembangungan jembatan Kali Putih bersifat permanen. "Ini jalan nasional yang sangat penting sehingga harus permanen supaya tidak menganggu masyarakat," tegas dia. (S.Uni – Nasir)
 
Top