GuidePedia


Global Post 
Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI ). Memperhatikan kesejakteraan para mantan TKI atau TKI purna agar khidupan merka terus membaik dan sejaktera. Salah satunya dengan mendorong para TKI purna ini menjadi wira usaha ekonomi yang mandiri di lingkungannya. Dalam program ini BNP2TKI bertugas mengadakan  platihan bagi mantan TKI atau purna untuk berkembang sebagai wira usaha. Tak hanya memberikan bimbingan teknis ( Bintek ) dan pelatihan TKI purna, pihak BNP2TKI juga memberi  bantuan permodalan secara langsung pada  beberapa mantan TKI untuk menjalakan kegiatan usaha. Selain Bantuan Modal langsung yang lebih bersifat sebagai pembangkit motivasi BNP2TKI juga mendampingi  para TKI purna dalam  merencanakan bentuk usaha yang akan dijalankan. Jenis – jenis pelatihan wira usaha yang dilakukan meliputi budidaya ayam, sapi, dan kambing usaha konveksi, menjahit  dan bordir, pelatihan tata  rias  pengantin, tataboga, bengkel motor, Sablon dan percetakan, pengelasan, konstruksi skala kecil dan lainya.

Dalam pelaksanaannya, Pelatihan wira usahaan mandiri dilakukan melalui kerja sama Unit Pelaksana Teknis BNP2TKI yang lebih dikenal dengan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI ( BNP2TKI ) di daerah. Agar bisa berjalan lancar dan sukses, program ini juga melibatkan pihak perbankan atau lembaga keuangan mikro, serta Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ). Mereka selain diminta mau menjalin kerja sama dan menyalurkan kredit usaha rakyat kecil ( KUR ), serta permodalan kepada para TKI purna program Bintek BNP2TKI. Juga diharapkan bisa mengajarkan kepada para TKI purna peserta pelatihan tentang  tata cara mendapatkan  bantuan  atau  pinjaman  lunak. Dana pinjaman atau Kredit itu nantinya  bisa dijadikan sebagai  modal  usaha  dan  melanjutkan serta menjaga  kesejakteraan hidup keluarga para TKI purna.

Hingga saat ini sudah ribuan  orang TKI purna yang memperoleh pelatihan ke wira usaha yang dilakukan BNP2TKI. Setelah menjalani pelatihan ini, para TKI purna diharapkan masih bisa  produktif  dan  memberikan  kontribusi positif  bagi  pembangunan  kesejakteraan  di daerah  asal  mereka  termasuk membuka  lapangan  kerja baru. Program pemberdayaan TKI purna ini sudah berjalan di 19 provinsi dan 38 daerah  kantong TKI ini masuk dalam rencana Pembangunan Jangka Panjang BNP2TKI.

Bahkan, di Tahun 2010 lalu pemerintah  memberikan kesempatan kepada para TKI purna ini mendapatkan permodalan dari Krdit Usaha Rakyat ( KUR ) dan Program Nasinal Pemberdayaan Masyarakat ( PNPM ) Mandiri. Para TKI purna yang memenuhi syarat yang di tetapkan dan  tidak berkeinginan kembali  bekerja di luar negeri memperoleh modal bekerja dari program KUR dan PNPM. Dengan demikian, penghasilan yang mereka peroleh selama bekerja di luar  negeri  tidak habis hanya  untuk kebutuhan  konsumtif, yang  tidak  produktif. ( Toni )
 
Top