GuidePedia


Jakarta, Global Post
Ribuan warga masyarakat tumplek penuhi halaman kantor kecamatan kemayoran untuk menyaksikan pagelaragan wayang kulit dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1433 H, Sabtu malam (26/11). Pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Sutejo Purbocarito dari Banyumas dengan cerita ” Ontoseno nagih janji ” yang diselenggarakan oleh Kowarteg bersama persatuan Wredatama Republik Indonesia ( PWRI ) kecamatan dan Muspika Kemayoran.
     Wakil Walikota Jakarta Pusat, H.Fatahillah mengatakan kepada generasi muda sebagai generasi penerus bangsa supaya mencintai kebudayaan kita, karena kebudayaan bangsa Indonesia banyak ragamnya, jangan terpengaruh dengan kebudayaan asing karena merusak moral kita, jelas Fatahillah.

     Lebih baik kita memperdalam kebudayaan kita sendiri, jangan sampai kebudayaan kita diakui oleh bangsa lain. Bangsa lain saja mau mempelajari kebudayaan kita, ” kenapa bangsa kita tidak mau”, ini salah. Untuk itu kepada sekali lagi kiranya kepada generasi muda supaya dapat mempelajari kebudayaan bangsa kita, tambahnya.

     Kegiatan pagelaran wayang kulit semalam suntuk, fatahillah mengatakan sangat mengapresiasi sebagai bentuk melestyarikan seni dan budaya bangsa, dan jadikan kegiatan ini sebagai kegiatan tahunan yang merupakan kegiatan unggulan di wilayah Jakpus.katanya.

     Ketua umum panitia pegelaran wayang kulit, H.R.Sastro mengatakan  pagelaran wayang kulit untuk meningkatkan tali silaturahmi di antara warga khususnya warga kemayoran. ” pagelaran wayang kulit ini tidak hanya jadi tontonan tapi juga juga sebagai tuntunan hidup.  (Hms/Wly/Az)
 
Top