GuidePedia


Muna, Global Post
Sebanyak 66,8 % tindakan kriminal yang terjadi di Kabupaten Muna adalah penganiayaan, dan 90 % dari tindak penganiayaan di sebabkan oleh pengaruh minuman keras. Sampai hari ini jajaran Polres Muna berhasil merazia 125 liter arak dan 480 liter kameko (minuman keras lokal). Hal itu diungkapkan Kapolres Muna (AKBP Sunarto), di ruang kerjanya, (1/12). Dia menjelaskan, bahwa jajaran Polres Muna selain melakukan razia-razia minuman keras, juga berupaya menekan laju kriminalitas yang disebabkan oleh pengaruh alcohol. Dia natarnya dilakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat oleh pihak Bimas Polres Muna, dengan memberikan pengarahan dan anjuran.
“Kami  juga menekankan bahwa nira yang oleh masyarakat lokal dijadikan minuman keras itu bisa diolah menjadi hasil olahan lain yang tidak mengandung alkohol. Untuk menekan laju peredaran minuman keras di Kabupaten Muna, butuh kesadaran dari semua pihak,” ujarnya.

Menanggapi  pengamanan tahun baru, Kapolres Muna, AKBP Sunarto menjabarkan bahwa pihak kepolisian telah mempersiapkan metode pengamanan khusus yang dapat menekan tingkat kriminalitas yang disebabkan oleh konsumsi minuman keras. 

Saat Global Post menanyakan jumlah minuman keras yang beredar di Kabupaten Muna, Kapolres mengatakan belum ada data yang jelas mengenai hal tersebut. (Sahrum Duta)
 
Top