GuidePedia


Nunukan, Global Post 
Puluhan warga masyarakat Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan-Kaltim, yang tergabung dalam HMS (Himpunan Masyarakat Sebatik Red), pekan lalu mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan di Jalan Ujang Dewa Sedadap, Kelurahan Nunukan Selatan, untuk menegaskan keinginan dan dukungan mereka tentang pembetukan Sebatik sebagai Daerah Otonom Baru (DOB). Hal Tersebut disampaikan kepada Anggota DPRD dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pekan kemarin.

Kata Drs H Ngatidjan Achmadi M.Si selaku wakil Ketua DPRD Nunukan bahwa, Sekarang kan berkaitan dengan adanya masalah moratorium pemekaran daerah dari pusat, tapi itu tidak menutup kemungkinan untuk direalisasikan daerah otonom baru Sebatik. Dan Pemekaran Sebatik sebagai DOB, tidak akan terhambat dengan moratorium pemekaran karena, pemekaran Sebatik menjadi DOB merupakan kehendak dari pemerintah pusat,” ujar Ngatidjan. 

Menurut Ngatidjan Bahwa,  untuk Sebatik termasuk yang dikehendaki pemerintah pusat, kalau menurut penjelasan dari Depdagri saat sosialisasi pemekaran di Samarinda pada 4 November lalu termasuk Kaltara dan Mahakam Ulu. “Namun pihak DPRD juga meminta kepada HMS agar proposal pembentukan DOB Sebatik disempurnakan lagi.”

Dengan adanya aspirasi warga masyarakat Sebatik, DPRD akan menindaklanjuti dengan rapat gabungan komisi dan jika dikehendaki akan dibuatkan persetujuan DPRD atas pemekaran Sebatik melalui Rapat Paripurna. “DPRD melalui rapat paripurna, yang sebagian besar telah menyetujui, tinggal diformalkan melalui paripurna”, katanya.

Ditambahkan pula bahwa, bentuk DOB Sebatik akan ditentukan sesuai hasil kajian, apakah kota kabupaten atau kota administrative menurut PP 78 Tahun 2009, syarat pembentukan kabupaten minimal terdiri dari  lima kecamatan, pembentukan kota minimal terdiri 4 kecamatan. “DPRD Kabupaten Nunukan akan tetap mengawal tentang pembentukan DOB tersebut”, ujarnya. (Rm/Gp)
 
Top