GuidePedia


Kab. Muna, Global Post
Wakil Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggra. Baharuddin menilai,Dinas Pendidikan Kabupaten Muna, dinilai lemah,akibat tidak adanya perhartian serius,kepada sejumlah guru,atas kesejahteraan yang belum terbayarkan hingga saat ini. “Apa yang menjadi keluhan guru hari ini, harus diperhatikan oleh Dinas Pendidikan. Sebab hak mereka yakni kesejahteraan diabaikan begitu saja,sementara guru-guru ditekan terus menerus untuk mengajar,"ujarnya,Rabu (16/11).

Bahar sapaan Baharuddin mengatakan jadi jangan heran apa yang terjadi saat ini, dilingkup pendidikan, menjadi sebuah fenomena dan  banyak para guru, malas untuk mengajar, akibat kesejahteraan tersebut, belum terealisasi.

"Jadi jika kondisi mengajar para guru guru yang ada saat ini, tidak seperti biasanya.Tak hanya itu,isu mutasi pergantian Kepala Sekolah SD, melemahkan kinerja para kepala sekolah,karena menunggu isu mutasi tersebut tak kunjung datang, 'ungkapnya
.
Sorotan tersebut,juga diperkuat oleh Ibu Sarpen,salah seorang guru SD di Muna.Kata dia, orang orang yang berkompeten di Dinas Pendidikan,hanya tertarik untuk megurus proyek.Sehingga kepentingan pengurusan sertifikasi para guru,diabaikan begitu saja.

Lanjut dia,kondisi ini sangat berbanding terbalik,dengan apa yang terjadi di daerah lain,yang berada diluar Kabupaten Muna. Manajemen Dinas Diknas Pendidikan,sangat amburadul,sehingga apa yang mejadi keingianan para guru,tak kunjung diberikan.

"Saya menagajar sudah sembilan tahun,dan tidak pernah naik pangkat.Saat melakukan pengurusan,Dinas Diknas Pendidikan,seakan akan acuh tak acuh, "ketusnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muna,La Ode Alimudin, saat ditemui tidak berada ditempat."Bapak lagi tidak ada,"ungkap salah seorang stafnya. (Sahrum Duta)
 
Top