Senin, 21 November 2011

Segala Ancaman & Gangguan Terhadap Keutuhan NKRI Harus Ditumpas


Semarang, Global Post
Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo tampil sebagai Inspektur  Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 87 tingkat Jawa Tengah, di Lapangan Desa Kalibalik Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang. “Keutuhan Negara Republik Indonesia (NKRI) mutlak harus tetap kita jaga dan dipertahankan sampai kapanpun juga. Karenanya segala bentuk ancaman dan gangguan terhadap keutuhan NKRI harus kita tumpas. Kemanunggalan TNI dengan masyarakat akan semakin memperkuat dan memperkokoh keutuhan NKRI,” ujar Bibit Waluyo.

Gubernur berharap, menunggalnya TNI  dan masyarakat akan menambah ketahanan wilayah. “Inilah yang menjadi esensi utama dari TMMD. Sedangkan bentuk pembangunan fisik dan non fisik, hanya merupakan sasaran antara sebagai perekat dan pengikat saja,” jelas Gubernur Bibit Waluyo.

Ditekankan Gubernur, kegeatan TMMD dapat semakin ditingkatkan baik dari segi kualitas dan kuantitasnya di masa yang akan dating. Sehingga kemanunggalan TNI dengan masyarakat akan tetap terbangun, terjaga dan lestari. Hal itu dapat dilakukan melalui koordinasi dan komunikasi sehingga akan terjalin kesamaan pikiran dan pandangan antara TNI dan masyarakat dan tidak akan ada lagi kelompok masyarakat yang ingin merdeka, atau memisahkan diri dari NKRI.

Kegiatan TMMD Reguler ke 87 di Kabupaten Batang telah berhasil menyelesaikan pembangunan sarana fisik berupa pengaspalan jalan, pembuatan jembatan bamboo, pembangunan masjid serta berbagai kegiatan non fisik lainnya. Kegiatan ini didukung anggaran sebesar Rp 303.951 000,- yang berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah Rp. 120.000.000,-, APBD Kab. Batang Rp 142.201.000,- dan Swadaya Masyarakat Rp 40. 750.000,-. dan kegiatan TMMD ini selaras dengan konsep Bali Ndeso Mbangun Dso sebagai bentuk progress riil kepada masyarakat. 

Pada acara penutupan ini Gubernur Jawa Tengah secara simbolis menyerahkan bantuan uang senilai Rp 2.309.998.000,- kepada perorangan/kelompok usaha dibidang peternakan, pertanian, pendidikan, kesehatan dan koperasi. (Yf)

0 komentar:

Poskan Komentar