GuidePedia


Lamteng, Global Post
Berbagai Penghargaan berhasil diperoleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah, diantaranya dibidang pertanian, pendidikan, Keluarga Berencana, Kelembagaan Ketahanan Pangan, Kesehatan dan berbagai Penghargaan lainnya dari Bapak Presiden RI. Bupati Lampung Tengah A Pairin S.Sos, mengemukakan hal itu pada acara study banding Pemerintah Kabupaten Natuna Kepulauan Riau ke Kab Lampung Tengah, 14 November 2011, di Aula Kopiah Emas Kab Lampung Tengah. “Khusus untuk Penghargaan di Bidang Kelembagaan Ketahanan Pangan ini,  Kabupaten Lampung Tengah telah Tiga (3) kali meraihnya,  yaitu Tahun 2002, Tahun  2006 dan Tahun 2007,” ujar A Pairin S.Sos.

Sebagai Wilayah yang mengandalkan hasil-hasil pertanian, lanjut A Pairin S.Sos, Kabupaten Lampung Tengah mempunyai potensi lahan basah sebesar 76.606 Ha untuk tanaman padi sawah. Selain itu juga untuk pengembangan pertanian lahan kering 313.468 ha, yang dapat digunakan untuk pengembangan tanaman pangan hortikultura dan pengembangan tanaman perkebunan.

Potensi lahan yang dimiliki oleh kabupaten Lampung Tengah ini menghasilkan berbagai produk pertanian unggulan untuk komoditas tanaman pangan yaitu padi dengan produksi pada tahun 2010 sebesar 623.779 ton, jagung sebesar 514.994 ton  dan ubi kayu sebesar 3.287.551 ton. Sedangkan produk unggulan tanaman hortikultura adalah cabe dengan produksi sebesar 21.175 ton, nenas dengan produksi sebesar 34.202 ton dan semangka sebesar 86.666 ton.

Selain memiliki potensi lahan yang cukup potensial, keberhasilan pembangunan ini juga didukung dengan adanya kebijakan bidang pertanian yang telah dilaksanakan seperti peningkatan mutu intensifikasi dan indeks pertanaman, optimalisasi lahan pertanian, penyebaran penerapan teknologi, pengembangan produk dan peningkatan nilai tambah, pengembangan sarana dan prasarana pertanian, pengembangan usaha petani dan kelompok P3A, pengembangan pemasaran, peningkatan/ pengembangan Modal usaha kelompok (PMUK) serta akurasi data hasil pembangunan pertanian untuk perencanaan.

Kabupaten Lampung Tengah juga mempunyai potensi besar untuk pengembangan usaha industri kecil, khususnya industri  yang  mengunakan  bahan baku pertanian (agroindustri), karena ketersediaan suplai bahan baku dari kegiatan budidaya pertanian tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan.
Khusus dalam bidang pertanian tanaman pangan yaitu ubi kayu, data pada tahun 2010 menunjukkan luas tanam mencapai 138.055 ha, luas panen 133.477 ha dengan produksi 3.287.511 ton dan hingga bulan september 2011 luas tanam sebesar 73.760 ha, luas panen 93.941 ha dengan produksi ubi kayu mencapai 2.313.767 ton. 

Potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Lampung Tengah ini kemudian dikelola oleh 50 perusahaan pengolahan ubi kayu menjadi tepung tapioka, baik yang berskala kecil, menengah maupun besar yang tersebar di 10 kecamatan dari 28 kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Tengah yaitu kecamatan Terbanggi Besar, Rumbia, Way Pangubuan, Bumi Nabung, Terusan Nunyai, Seputih Banyak, Bandar Mataram, Seputih Surabaya, Gunung Sugih, dan Way Seputih. Industri pengolahan tepung tapioka yang tersebar di 10 kecamatan tersebut mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 4263 orang dengan total produksi 876.606 ton/th.

“Keberhasilan ini   tentunya juga  tidak terlepas  dari adanya semangat masyarakat sendiri untuk segera bangkit untuk membangun daerah dan ditunjang pula oleh situasi keamanan dan ketertiban yang relatif lebih baik bila dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya di Propinsi Lampung, sehingga pelaksanaan Pemerintahan dan pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik dan lancar,“ imbuh Bupati Lampung Tengah. (Hms)
 
Top