GuidePedia


Subang, Global Post. 
Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang Drs. Sarmita Yusuf mempertanyakan keseriusan pengembang Pantai Patimban. Komisi B juga memberikan peringatan keras, agar pengembang pantai Patimban serius melaksanakan rencana pembangunan wisata bahari sesuai kesepakatan. Menurut Sarmita Yusuf, sampai saat ini belum ada tanda-tanda keseriusan dari pengembang untuk mengelola wisata bahari Pantai Patimban, agar benar-benar menjadi tempat wisata yang mampu menyumbang kepada Pendapatan Asli Kabupaten Subang. Sarmita Yusuf menjelaskan, Bupati Subang melalui Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) telah memberikan izin prinsip kepada salah satu pengembang sekitar 4 bulan yang lalu untuk mengelola dan membangun Pantai Patimban agar menjadi tempat wisata bahari.


Pemerintah Kabupaten Subang memberikan kesempatan kepada pengembang dalam tempo waktu satu tahun. Apabila tidak ada keseriusan, maka pengelolaan Pantai Patimban akan kembali diambil alih pemerintah daerah Kabupaten Subang.

“Karena tidak ada tanda-tanda keseriusan dari pengembang yang diberi izin prinsip untuk mengelola Pantai Patimban, maka saya khawatir izin tersebut disalahgunakan. Maka dari itu, dalam waktu dekat, saya berencana menanyakan hal ini kepada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) mengenai keseriusan perusahaan yang diberi izin prisnsip tersebut,” ungkap politisi dari Partai Demokrat tersebut dengan tegas.

Menurut Sarmita, rencana pengelolaan wisata bahari pantai Patimban ini sudah jauh-jauh hari direncanakan sebelum adanya pembangunan pelabuhan di lokasi pantai tersebut. Dia yakin, apabila wisata bahari Pantai Patimban ini berjalan dengan baik, akan mampu menarik masyarakat untuk berwisata ke pantai tersebut.

“Ya, kabarnya seperti tempat wisata Ancol yang ada di DKI Jakarta apabila dikelola dengan baik pantai Patimbanpun memiliki potensi yang sama seperti itu. Tinggal adanya keseriusan dari Pemerintah Kabupaten Subang untuk mengelola pantai tersebut agar bisa menjadi salah satu tempat tujuan wisata favorit di Subang, jika sekarang ingin dikelola pihak lain, maka harus serius pula,” pungkasnya. (Rasjaya)
 
Top