GuidePedia


Bandung, Global Post
Setelah mengalami penundaan waktu sidang paripurna, Gubernur Jabar secara resmi menyampaikan Nota Pengantar RAPBD Provinsi Jabar tahun 2012. Nota tersebut, disampaikan dalam sidang paripurna DPRD Jabar yang berlangsung (14/11). Gubernur, dalam sidang paripurna tersebut menyampaikan beberapa komponen RAPBD Provinsi Jabar tahun 2012. Pendapatan daerah dalam RAPBD Provinsi Jabar Tahun 2012 ditargetkan sebesar Rp.9,708 triliun lebih atau meningkat sebesar Rp.15,23% dari tahun 2011 yang tercatat sebesar Rp.8,424 triliun lebih.

Sehubungan dengan target dan prediksi pendapatan daerah, beberapa kegiatan pembangunan akan terus dilanjutkan antara lain : pembangunan RKB untuk SMP dan SMA sederajat di seluruh Kabupaten/Kota, pendanaan BOS Provinsi, program PHBS, pengembangan Puskesmas menjadi Puskesmas PONED, pembiayaan Bandara Internasional Kertajati dan untuk jalur shortcut jalan kereta api Cibungur-Tanjungrasa.

Dukungan penanganan terpadu DAS Citarum bersama Kementerian/Lembaga, penyelesaian pembangunan dengan pola pembiayaan tahun jamak, pembangunan gedung rawat inap keluarga miskin di 5 RSUD, melanjutkan pembangunan stadion olahraga di 4 wilayah, pengembangan destinasi wisata budaya daerah serta revitalisasi Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) dan Unit Pelayanan Teknis Badan (UPTB) guna meningkatkan kualitas layanan publik.

RAPBD Provinsi Jabar Tahun 2012, untuk komponen pembiayaan terbagi ke dalam penerimaan pembiayaan sebesar Rp 1 triliun yang diproyeksikan dari prakiraan penerimaan SILPA. Untuk pengeluaran pembiayaan daerah dialokasikan untuk dana cadangan daerah sebesar Rp.300 miliar untuk Pemilukada Provinsi Jabar tahun 2013, penyertaan modal pada PT. Tirta Gemah Ripah (TGR) sebagai pemenuhan setoran modal dasar Rp.8 miliar, dana bergulir sebesar Rp.100 miliar. Dengan pendapatan dan pembiayaan tersebut, volume APBD Provinsi Jabar tahun 2012 mencapai Rp.10,708 triliun lebih.

Gubernur, dalam bagian penjelasannya tentang RAPBD Provinsi Jabar Tahun 2012 menambahkan dalam RAPBD Provinsi Jabar Tahun 2012 perlu ada penguatan kinerja dalam rangka mendukung percepatan capaian pembangunan tahun 2012.

Dalam RAPBD Provinsi Jabar Tahun 2012, beberapa hal masih membutuhkan pencermatan bersama, yaitu: pemenuhan dukungan Desk Pemilukada tahun 2013, dukungan peran Jabar terhadap Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) menuju program kemandirian pangan nasional untuk mendukung tercapainya surplus 10 juta ton beras nasional tahun 2014, pemenuhan pendanaan penyelesaian kegiatan tahun jamak pada Desember 2012, dukungan penuntasan pembangunan stadion olahraga khususnya Stadion Sepakbola di Gedebage serta pengembangan Agro Techno Park di Kabupaten Cianjur.

Hal lainnya yang harus dicermati : pemenuhan alokasi anggaran untuk kegiatan bersifat pelayanan dasar dan fasilitas dasar pada BNP, Renovasi Gedung Rumentang Siang dan Gedung YPK, kerjasama penelitian dengan model riset bersama dan pemanfaatan hasil-hasil riset Perguruan Tinggi, Kuliah Kerja Nyata Tematik untuk Pembangunan Jabar, sinergi pusat-daerah pada program penanggulangan kemiskinan, pemenuhan pendanaan bantuan Kabupaten/Kota yang diseleksi secara terstruktur dan terprogram, dukungan operasional KONI Jabar serta pemenuhan kewajiban penyertaan modal. (Herman S)
 
Top