GuidePedia

Indramayu, Global Post 
Dugaan pemerkosaan dilakukan oleh empat pelaku terhadap gadis yang berinisial DAR, warga Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang masih di bawah umur sebanyak tiga kali.
Akibatnya, gadis di bawah umur itu kini hamil. Dia diperkosa pertama kali di Gubug Liep Desa Tugu; kedua di Tanggul Duwur Blok Mencil; dan ketiga di Karang Malang,  Desa Tunggul Payung, Kecamatan Lelea, Indramayu. Awalnya, Wasma  orang tua korban terkejut melihat anak semata wayangnya berbadan dua. Lalu, ia bergegas pergi untuk memeriksa anaknya di bidan Darsem. Ternyata, hasil pemeriksaan,  DAR positif telah mengandung kurang lebih tujuh bulan. Wasma pun melaporkan masalah ini kepada Lurah  Jatisura.

Lurah Jatisura kemudian menindak lanjuti laporan itu dan memanggil empat pelaku yang diduga melakukan perbuatan yang tidak senonoh itu, Jumat pecan. Keempat pelaku itu adalah Wandi, Dari, Aji, dan Hendrik. Keempat pelaku yang juga warga Desa Tugu, Kecamatan Lelea, itu telah mengakui perbuatanya.

Dari hasil pertemuan itu pihak pelaku minta agar permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan di Kantor Kuwu, Desa Tugu. Namun, Aji didampingi orang tuanya Otong, saat dikonfirmasi Global Post di di Kantor Dinas Pengamat Pengairan di Desa Nunuk, membantah kalau dirinya diduga memperkosa. “Saya mengakui melakukan perbuatan itu, tapi atas dasar suka sama suka. Saya melakukan perbuatan itu tidak bersama-sama dengan pelaku lainnya. Kejadian saya dengan pelaku lain, berbeda tempat dan berlainan waktu,” kelit Aji.

Sedangkan menurut orang Otong, masalah tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan di Kantor Kuwu Desa Tugu, disaksikan Kuwu dan Lurah, juga sudah dibuat pernyataan kekeluargaan. “Pada saat itu saya sebagai orang tua menawarkan ke pihak korban kalau korban ingin dinikahi oleh Aji, akan saya nikahkan,” katanya. Tapi, pihak korban menolak. “Akhirnya saya hanya memberi uang kepada pihak keluarga korban untuk biaya sampai nanti melahirkan,” ujar Otong. (Rudi/Majid)  
 
Top