GuidePedia


Bogor,Global Post 
Tiga sekolah ternama di kota bogor memasang CCTV Guna memantau siswa mengerjakan soal-soal UN (Ujian Nasional) , ketiga sekolah ternama yang juga sudah masuk kategori  Sekolah RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional)  di Kota Bogor memasang CCTV (Closed Circuit Television), yaitu SMA Negeri 1, SMA Negeri  2, dan SMA Negeri 3. “Jadi, untuk tiga sekolah RSBI telah pasang CCTV, untuk memudahkan pengawasan dari tim pengawas,“ ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Drs  Aim Halim Hermana, menjelang pelaksanaan UN, Senin  (18/4).

Berdasarkan pantauan di lokasi  SMA Negeri 1 Jalan Ir. Juanda Kota Bogor, pengawas UN melakukan pengawasan di salah satu ruangan yang telah disediakan.  Di ruangan ini terpasang tiga  layar televisi.  Sebelum mengerjakan soal-soal petugas pengawas memberikan pengarahan kepada siswa melalui pengeras suara.

Sementara itu Kepala Sekolah SMA Negeri I Bogor, Agus Suherman mengatakan,  CCTV yang dipasang di SMA Negeri I Bogor dipasang di 27 ruangan kelas yang digunakan untuk ujian.
“CCTV yang terpasang di ruangan kelas bisa terpantau di tiga layar berukuran besar di salah satu ruangan. Pemantauan   melalui CCTV untuk memestikan tidak ada kecurangan pelaksanan UN,” ujar Kepala Sekolah SMA Negeri I Agus Suherman.

Selain di ruang kelas, CCTV diruang penyimpanan soal di ruang pusat pembelajaran di lantai dua SMA Negeri 1 (yang menjadi rayon) Begitu pula pintu gerbang masuk, tak luput dari pantauan CCTV.
Selain itu  kata Agus, dilibatkan, empat pengawas dari institusi yang berbeda, yakni dari Universitas Pakuan, 

Dinas Pendidikan ProvinsiJawa Barat, Universitas Pendidikan Indonesia, dan Direktorat Jenderal Pendidikan.
Hal yang sama juga disampaikan kepala sekolah SMA Negeri 2 kota Bogor H.Rifa’i. Menurutnya, dengan dipasang CCTV tersebut  memudahkan pihaknya dalam melakukan  pantawan terhadap para siswa yang sedang mengerjakan soal lebih lanjut  Rifa’I mengatakan sejauh ini pelaksanaan UN di sekolahnya berjalan dengan baik dan lancar,mudah-mudahan tahun 2011 ini anak didik kami lulus seratus persen imbuh kepala sekolah. (Dauri/Sop)
 
Top