GuidePedia


Langkat, Global Post
Wacana pembentukan Kabupaten Teluk Aru sebagai pemekaran dari Kabupaten Langkat, Sumatera Utara semakin menggelora. Salah satu di antaranya ditandai dengan seminar bertajuk “Percepatan Pemekaran Menuju Kabupaten Teluk Aru,” yang diprakarsai Aliansi Masyarakat Cinta Teluk Aru (AMCTA) di bawah pimpinan DR (HC) H Achmad Zar, yang juga Tokoh Eksponen 66. Seminar nasional yang dilaksanakan di Gedung PWP Pertamina Refinery UP-II Dumai – Pangkaln Brandan, Senin (17/4) lalu, di antaranya menampilkan panelis Ir H  Amran Arifin MM MBA. Dia adalah tokoh politisi yang sudah lama meninggalkan tanah kelahirannya, kota minyak, Pangkalan Brandan, Langkat, tetaptnya sejak 30 tahun silam.

Ir H  Amran Arifin MM MBA saat ini memegang jabatan sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tangerang . Sebelummnya dia juga pernah aktif sebagai pengurus DPP KNPI Pusat, Gerakan Pemuda Anshor 2005-2010, dan Ormas FKPPI.
Pada seminar itu putra daerah Langkat itu, mengatakan bahwa kunci pemekaran menurut kajian akademik dan yang paling penting eksekutif dan legislatif satu kata. “Kemudian ada  team work yang kuat untuk menjaga kekompokan sekaligus untuk membangun semangat,” ujar Amran.
             
Amran mengakui bahwa dirinya mengetahui rencana pemekaran untuk membentuk Kabupaten Teluk Aru dari seorang pendeta. “Dua bulan yang lalu, saudara pendeta Galingging menelepon saya,” ujarnya.
Setelah Amran memberikan pandangannya, dilanjutkan dengan tanya jawab dengan peserta seminar di antaranya

Asril SH (Ketua PAC PDI-P Kecamatan Babalan), Zulkifli dari Pangkalan Susu,  Abd Rahim dari Kecamatan Pematang Jaya dan Erwin dari Bukit Mas Besitang.

Kemudian dilanjutkan dengan menampilkan panelis Drs H Zainal Arifin AK Mpd dari Forum Peduli Pemekar Teluk Aru, pengurus PPM dan Dewan Kesenian Sumatera Utara. Tokoh yang sudah sangat dikenal di Langkat ini mengatakan bahwa tujuh kecamatan yang ada, yaitu Kecamatan Gebang sebagai sumber beras, perikanan, Pangkaan Brandan sebagai pusat kota, Sei Lepan pusat pemerintahan direncanakan di lapangan golf, Kecamatan Besitang kawasan industri, Pangkalan Susu perdagangan dan pelabuhan, dan Pematang Jaya untuk pelestarian pertambakan ikan udang.

Selain Amran dan Zainal, dalam seminar itu juga ditampilkan panelis dari USU, yaitu dosen Tata Negara yang juga pengurus Ombusman Sumut-NAD.
Acara itu juga dihadiri tokoh masyarakat, LPMD/LPMK/BPD, Lurah dan Kades se0Teluk Aru. (Rudi Dalimunthe)
 
Top