Global Post Terkini:
Home » » Dinas Pendidikan Kab. Tangerang Diduga Selewengkan DAK 4,7 M

Dinas Pendidikan Kab. Tangerang Diduga Selewengkan DAK 4,7 M

Editor By GLOBAL POST on Minggu, 07 November 2010 | 06.28

Tangerang, Global Post -
Upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia sepertinya masih jauh dari harapan. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional memang telah menggelontorkan Dana Alokasi Khusus (DAK) miliaran rupiah, namu bantuan tersebut banyak ‘disunat’ alias diselewengkan para pejabat di instansi yang menangani pendidikan di daerah.
Berdasarkan Investigasi LSM Nusantara Corruption Watch (NCW), ditemukan dugaan penyalahgunaan/penyelewengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2008 dari pusat/RAPBN, di Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, dan diperkirakan Negara dirugikan sekitar Rp 4.790.000.000 (empat milyar tujuh ratus sembilan puluh juta rupiah).

Angka tersebut diperoleh melalui perhitungan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tangerang No.420/Kep.493- Huk/2008 bahwa sekolah yang menerima bantuan DAK sebanyak 87 sekolah, dengan nilai uang Rp.21.750.000.000 ( dua puluh satu milyar tujuh ratus lima puluh juta rupiah).


Kenyataanya, sekolah yang menerima bantuan tersebut adalah 80 sekolah, dengan anggaran setiap sekolah masing- masing menerima anggaran sebesar Rp.250.000.000 (dua ratus lima puluh juta rupiah). Ditambah lagi dari 80 sekolah yang menerima bantuan setiap sekolah hanya menerima angaran Rp212.000.000 (dua ratus dua belas juta rupiah). Artinya, program pemerintah yang seharusnya dipergunakan semaksimal mungkin untuk memperbaiki gedung sekolah yang sudah rusak, agar bangunannya menjadi sekolah yang layak, terutama dalam rangka meningkatkan pendidikan dan mencerdaskan kehidupan banngsa, justru hanya menjadi isapan jempol, dikarenakan oknum pejabat yang korup dan tidak bertanggung jawab.

Dengan ditemukannya kasus tersebut, Suwardji Ketua LSM Nusantara Corruption Watch (NCW) kepada Global Post mengatakan, seharusnya hal ini tidak boleh terjadi sebagai pejabat yang diberi amanah atau kepercayaan oleh pemerintah dapat menjalankan dan menjaga amanah tersebut dengan baik, bukannya malah menggerogoti, tegasnya. Wardji menambahkan bahwa pihaknya tidak main-main dalam menyikapi peermasalahan dugaan penyalahgunaan maupun penyelewengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2008 dari pusat yang bersumber pada APBN. Dan Ia pun akan melaporkan masalah ini kepada Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Sampai berita ini diturunkan Drs. H. Mas Imam Kusnandar Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Tangerang tidak dapat dihubungi. Bahkan Surat, Konfirmasi yang dikirimkan Redaksi Global Post Nomor: 001/Red-GP/XI/ 2010 prihal Konfirmasi Dugaan Penyalahgunaan Bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pusat Tahun Anggaran 2008, hingga saat ini belum mendapat jawaban dari kepala dinas itu. Atas kasus ini banyak praduga yang berkembang bahwa kemungkinannya Kepala Dinas Pendidikan sengaja menghindar dari pers dan LSM. (Pe2n)





Bagikan Artikel Ini Ke :

Leony LiSku Global Post
Surat Kabar Umum, menyajikan berita secara Tegas, Jelas dan Akurat,berimbang sesuai undang undang Pers no 40 tahun 1999 dan kode etik jurnalistik.
Ikuti : | +Google | Facebook | Twitter

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Berita Global Post Lainnya:
Breaking News close button
Back to top

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2009. Sku Global Post - Surat Kabar Umum | Tegas Jelas Akurat Redaksi | Menerima Artikel | Tulisan Kirim Via Email