Headlines News :

Suara Buruh


Panitia Siapkan 250 Stand Bagi UKM Kopik Pulo Gadung Jaktim Gelar Ramadhan Fair

Jakarta, Global Post 
Kopik (Koperasi Perkampungan Industri Kecil) Pulo Gadung, Jakarta Timur menggelar Ramadhan Fair. Sebanyak 250 stand disediakan panitia ramadhan fair bagi pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) dari sekitar hampir 800  UKM yang ada di kawasan PIK.

Selain momentum ramadhan fair yang diselenggarakan dari tanggal 8 – 27 Juli 2014 sebagai magnit musim belanja lebaran tahun ini, panitia juga bermaksud menjadikan bazar itu untuk membantu meningkatkan penjualan  hasil usaha para anggota Kopik.

Sejak semula penyelenggaraan bazar pada ramadhan fair yang  dilakukan setiap tahun, menurut Rizki Zulkarnaen, SH selaku humas panitia didukung  oleh Unit Pengelola Kawasan (UPK) sebagai upaya mengenalkan keberadaan PIK sebagai kawasan indiustri kecil terbesar di DKI Jakarta.

Dikatakan Rizki, sebagaimana diketahui hasil industri PIK sudah menembus pasaran dunia, seperti  salah satu hasil produksi sentra kulit dan busana sampai ke Dubai dan Jepang. Keinginan pengusaha PIK, lanjut Rizki, bisa mendapatkan perhatian lebih dari instansi terkait seperti PIK agar bisa menjadi kawasan wisata belanja yang menarik untuk dikunjungi seperti kawasan Cibaduyut di Bandung dan Tajur di Bogor.

Sementara itu, H. Ali Rasidi, Ketua Kopik mengatakan kepada Global Post seputar obsesi yang sama soal kawasan PIK bisa menjadi kawasan wisata belanja dengan memberdayakan potensi pelaku UKM. “Kawasan PIK begitu luas jika digunakan untuk kepentingan UKM, kan lebih bagus. Ini, kan tergantung kemauan pemerintah dalam mendukung pemberdayaan UKM,” tutur H. Ali Rasidi. 
         
Ditambahkan Imam, pengelola UKM pada bazar itu, sebenarnya kawasan PIK yang begitu luas dapat dipergunakan untuk kepentingan UKM, bukan justru diperjualbelikan. “Bapak-bapak bisa lihat tanah lapangan di kawasan PIK ini yang sekarang sudah banyak dibangun orang. Bangunan itu tidak jelas kepemilikannya. Masa kawasan milik Pemda bisa diperjual belikan,” ujar Imam yang pengabdiaan dirinya di PIK sudah cukup lama menambahkan kepada Global Post pada Selasa (22/7) di ruang kantor Kopik, Pulo Gadung, Jakarta Timur. (Sitohang/Didi)            


Pernyataan Wiranto Buat Tim Prabowo-Hatta Tertawa

Semarang, Global Post 
Pernyataan mantan Panglima ABRI Jenderal TNI (Purn) Wiranto terkait pemecatan Prabowo Subianto dari dinas kemiliteran tidak berpengaruh pada target pemenangan Prabowo-Hatta di pilpres, khususnya di Jawa Tengah.

Wakil Tim pemenangan capres cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Jawa Tengah, Sriyanto Saputro, Jumat 20 Juni 2014, mengatakan polemik Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang sempat disampaikan Wiranto akhir-akhir ini justru dianggap sebuah kepanikan kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla di tengah naiknya elektabilitas Prabowo-Hatta.

"Kami dalam hati malah ketawa. Kenapa baru disampaikan seperti itu. Itu menunjukkan ketidakdewasaan, bahkan bisa pula sebuah kepanikan," ujar Sriyanto di Semarang.

Kata Sriyanto, manuver yang dilakukan tim lawan tak akan banyak ditanggapi oleh tim Prabowo-Hatta di Jawa Tengah. Ia menganggap hal itu justru akan membuat soliditas struktural maupun non struktural relawan semakin kuat dan mengetahui bahwa di kubu lawan sedang ketakutan.

"Masyarakat saya kira sudah cerdas. Kenapa pada 2009 ketika Prabowo menjadi cawapres bersama Megawati Soekarnoputri, waktu itu tidak ada satupun yang mempersoalkan. Di tahun 2014 ini Pak Prabowo juga maju sebagai capres, dan KPU meloloskan. Ini kan bukti semuanya clear, tidak ada masalah," kata Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah itu.

Berdasarkan hasil kerja tim pemenangan selama ini, dukungan terhadap Prabowo-Hatta di Jateng terus mengalami kenaikan yang signifikan. "Luar biasa dukungannya di Jawa Tengah. Baik struktural maupun relawan dari berbagai unsur telah dideklarasikan. Sekarang waktunya bergerak," kata dia.

Sementara itu, Ketua DPD Gerindra Jateng, Abdul Wachid mengatakan berdasarkan survei internalnya, pasangan Prabowo-Hatta di jateng terus menunjukkan elektabilitas yang signifikan.

"Dari 17 kabupaten kota di Jawa Tengah saja, kita sudah menang di sembilan daerah. Hal ini berarti kita telah memecah basis merah di sini," katanya. (AS/Ant)

Tajuk Sku Global Post Edisi 175

Pertarungan Ganas Para Jenderal

Perseteruan ganas para jenderal calon Capres makin memanas. lKubu Prabowo Subianto berang. Wiranto melempar 'bom' ke calon presiden mereka. Mantan Panglima ABRI yang dahulu atasan Prabowo itu buka suara soal beredar luasnya dokumen keputusan Dewan Kehormatan Perwira tertanggal 21 Agustus 1998, yang berisi rekomendasi pemberhentian Letnan Jenderal Prabowo Subianto dari TNI.

Konon  menurut  Wiranto Pemberhentian Prabowo sebagai Pangkostrad disebabkan adanya keterlibatan dia dalam penculikan saat menjabat Danjen Kopassus. Perbuatan Prabowo itu dinilai melanggar Sapta Marga, Sumpah Prajurit, etika keprajuritan, dan sejumlah pasal dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Meski demikian, Wiranto menjelaskan bahwa secara normatif apa yang dimaksud pemberhentian secara hormat atas seorang prajurit TNI apabila yang bersangkutan habis masa jabatannya, meninggal dunia, sakit parah, cacat akibat operasi militer, mengundurkan diri dari kedinasan dan disetujui atasan.

Sementara itu, pemberhentian dengan tidak hormat menurut versi Wiranto, apabila prajurit tersebut melanggar Sapta Marga, melanggar Sumpah Prajurit, dan melanggar hukum sehingga ia tidak pantas lagi menjadi seorang prajurit. Pendek kata, Wranto menganggap Prabowo diberhentikan dengan tidak hormat.
Pernyataan Wiranto yang dikeluarkan 20 hari menjelang Pemilu Presiden 9 Juli 2014, itu sontak membuat gerah kubu Prabowo. Direktur Operasi Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Edhy Prabowo, minta tudingan penculikan oleh Prabowo dibuktikan. 

Bahkan  Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zein, mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang kini bergabung dalam tim pemenangan Prabowo-Hatta, yakin penjelasan Wiranto ke publik soal kasus HAM Prabowo itu dilakukan untuk menggerus elektabilitas mantan menantu Presiden Soeharto itu, katanya.

Kivlan pun menyindir sikap politik Wiranto yang berubah-ubah. "Pak Wiranto sudah bertemu Prabowo sebelum mendukung Joko Widodo. Dia dulu mendukung pencapresan Prabowo, tetapi sekarang berbalik arah. Itu saya sesalkan," ujarnya.
Adik kelas Wiranto itu juga menambah sentuhan personal dalam kasus Prabowo tersebut, dengan menuding Wiranto tak tahu terima kasih meski sudah dibantu oleh Prabowo. Bahkan Kivlan sempat mengatakan, Prabowo berjasa besar dalam karier militer Wiranto. "Wiranto dipromosikan Prabowo sebagai ajudan Soeharto, sebelum kariernya meningkat menjadi Panglima ABRI saat itu.

Ironisnya Sehari setelah Wiranto bicara soal Prabowo, Jumat 20 Juni 2014, tim pemenangan Prabowo-Hatta menunjukkan salinan surat putusan pemberhentian Prabowo yang ditandatangani oleh Presiden B. J. Habibie tiga bulan setelah Dewan Kehormatan Perwira mengeluarkan rekomendasi pemberhentian Prabowo dari TNI.

Dalam isi surat itu berbunyi lebih kurang ; Kepada Bapak Prabowo, kami ucapkan terima kasih atas jasa-jasanya selama mengabdi di ABRI. Surat ini ditandatangani dan ditetapkan di Jakarta, 20 November 1998, oleh Presiden RI Bacharuddin Jusuf Habibie. 

Sementara itu, soal dokumen Dewan Kehormatan Perwira (DKP) terkait rekomendasi pemberhentian Prabowo yang disebut banyak orang sebagai rahasia negara yang dibocorkan, Wiranto tak sepakat. Ia tegas mengatakan, dokumen DKP bukan lagi rahasia negara.

Perseteruan ganas para jenderal itu akhirnya membuat tim Prabowo-Hatta melaporkan Wiranto ke Bawaslu terkait ucapannya yang mengatakan bahwa penculikan aktivis adalah inisiatif Prabowo. Sebagai orang tua, seharusnya Wiranto santun dalam berpolitik. Jangan halalkan segala cara demi menjegal elektabilitas Prabowo. Rakyat sudah cerdas dan tidak bisa dibodohi.

Tampak jelas, perang para jenderal di kedua kubu capres makin panas menjelang Pilpres. Pengamat politik Indo Barometer M Qodari pun menilainya wajar. Ini kompetisi, maka terjadi saling serang. Ada yang menyerang, ada yang bertahan. Mirip dengan sepakbola tapi dengan skala yang lebih genting karena menyangkut negara," ujarnya.

Apa pun alasanya kita tak melihat peran para jenderal di kedua kubu capres teramat besar. Di masing-masing kubu, para pensiunan TNI itu punya peran berbeda-beda. Ada yang mengurusi soal lapangan, logistik, atau media. Namun, kesemua peran itu tak lebih penting dari fungsi tokoh partai dan ormas.
Hendaknya di era demokrasi sekarang ini, para kita dan tokoh-tokoh partai serta ormas bisa lebih berpengaruh ketimbang tokoh militer. Begitu pensiun dari militer, para jenderal itu putus hubungan dengan institusi militer. Prajurit aktif pun tak punya hak politik. Dengan demikian, para jenderal punya pengikut terbatas.

Beda dengan ormas, atau partai yang punya struktur dan konstituen. Kekuatan elektoral atau massa mereka lebih besar, Karena itu kita harus lebih meningkatkan kedewasaan berpikir dalam berpolitik ke depan, karena sejatinya apa yang kita lakukan sekarang juga cerminan jiwa kepemimpinan kita dimasa mendatang. Mari kita akhiri cara-cara kampanye hitam , karena itu sangat tidak mendidik buat generasi muda ke depan. (Red)

Jika Menang, Prabowo-Hatta Pertahankan Identitas Agama di KTP

Jakarta, Global Post
Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa akan mempertahankan identitas agama di Kartu Tanda Penduduk. 

Ketua Dewan Pimpinan Pusat PPP Bidang Organisasi dan Pemantapan Ideologi Irgan Chairul Mahfiz mengatakan, identitas agama telah menciptakan kenyamanan bagi masing-masing pemegang KTP.  Secara tidak langsung dapat membangun suasana saling menghargai di antara para pemeluk agama yang memang tergolong beragam di Tanah Air.

Di samping itu, kata Irgan, pengisian jenis agama pada KTP merupakan wujud pengakuan yang memenuhi prinsip dasar HAM, serta dijamin berdasarkan konstitusi UUD 1945, yang menyebutkan negara memberi kebebasan tiap-tiap penduduk (warga negara) baik untuk memeluk maupun menyatakan keyakinan agamanya.

"Jadi, tidak perlu dihilangkan, toh orang selalu bangga dengan keyakinannya termasuk jika ditulis dalam KTP. Penghapusan hanya akan melukai perasaan umat beragama atau bangsa yang dikenal religius ini," kata Irgan dalam keterangan Sabtu 21 Juni 2014 lalu.

Irgan yakin, kolom agama di KTP tidak akan menimbulkan aspek negatif sama sekali, apalagi berpotensi melahirkan konflik di tengah kehidupan masyarakat. Sebab, imbuhnya, konflik dalam masyarakat tidak pernah diakibatkan oleh agama seseorang di sebuah KTP. "Melainkan lebih melalui lemahnya penegakan hukum, ketidakadilan sosial ekonomi," kata dia.

Selain itu, konflik di masyarakat muncul karena adu domba oknum tertentu. Irgan juga mencontohkan manfaat kolom agama pada KTP. Misalnya, ada orang yang tertimpa musibah kecelakaan yang menyebabkan kematian.

"Dalam kondisi terdesak, tentu dapat segera dilakukan prosesi pelayanan jenazah terkait pemandian berikut pengkafanan sesuai agamanya," kata dia. 

Sebelumnya,  tim sukses pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Musda Mulia, menjanjikan penghapusan kolom agama pada Kartu Tanda Penduduk warga Indonesia jika Joko Widodo-Jusuf Kalla mengantongi kemenangan Pilpres 2014.

"Saya setuju kolom agama dihapuskan saja di KTP, dan Jokowi sudah menyampaikan tidak keberatan kalau untuk alasan kesejahteraan rakyat,” ujar Musda, pada diskusi visi dan misi capres bertajuk “Masa Depan Kebebasan Beragama dan Kelompok Minoritas di Indonesia” di Menteng, Jakarta. 

Dalam sejumlah diskusi dengan Jokowi, ia pun mengaku, bersepakat ihwal agama dalam KTP banyak membawa kerugian bagi warga, sekaligus dapat disalahgunakan untuk keperluan konflik di suatu daerah..(Well/Ant)

Lulus Seratus Persen SDN Margaluyu 2 Gelar Acara Pelepasan Dan Kenaikan Kelas

Lebak, Global Post 
          
Setelah dinyatakan lulus seratus persen dari hasil Ujian Nasional (UN), Seluruh siswa SD Negeri Margaluyu 2 Desa Margaluyu Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak- Banten melaksanakan acara yang sudah menjadi kebiasaan sekolah dari tahun ketahun yaitu acara perpisahan dan kenaikan kelas, Kamis (19/6) lalu.

Acara yang berlangsung di depan gedung sekolah tersebut berlangsung meriah dengan antusias dari murid sekolah dan para guru, turut hadir dalam acara tersebut unsur  muspika, seluruh wali murid dan tamu undangan serta masyarakat sekitar.

Disampaikan Kepala Sekolah setempat Badri S,PD.i kepada Global Post, bahwa dirinya merasa bangga dengan pencapaian kelulusan yang diraih oleh murid-muridnya, meskipun dirinya belum lama menjadi Kepala Sekolah di tempat tersebut.

“Alhamdulillah murid yang ikut UN lulus semua dengan nilai yang cukup membanggakan,” ungkap Badri seraya tersenyum bangga.

Masih kata Badri, selain pencapaian kelulusan dirinya juga merasa bahagia dengan hasil kenaikan kelas murid-muridnya, pasalnya lanjut dia, dari 193 siswa di sekolahnya 34 lulus dan 159 siswa lainnya berhasil naik kelas meskipun disekolahnya hanya dikelola oleh tujuh guru pengajar dengan status 4 honorer dan 3 Pegawaui Negeri Sipil (PNS) termasuk dirinya.

”Ini semua hasil kerja keras guru dan semangat semua murid sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan,” katanya.

Adapun pada acara perpisahan dan kenaikan kelas ini lanjut Badri, dimeriahkan dengan berbagai macam acara seperti tari-tarian, pembacaan puisi dan pidato serta acara lainnya guna memberikan gambaran keceriaan murid-muridnya yang telah mendapatkan keberhasilan. “Terlihat semua tamu undangan menikmati acara tersebut,” tutur Badri lagi.

Dirinya berharap semoga murid yang sudah lulus di sekolahnya dapat melanjutkan kejenjang berikutnya dan dapat diterima disekolah yang di inginkannya, selain itu lanjut Badri, dirinya juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lebak untuk mengucurkan anggaran untuk pembangunan kelas baru karena sampai sekarang disekolahnya masih kurang ruang kelas baru (RKB).

“Semoga Bupati Lebak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan merealisasi pengajuan kami demi terciptanya suasana belajar yang lebih  nyaman, sehingga murid bisa lebih berprestasi,” pintanya. (Solihin)

Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Panca Dharma DPC Kab. Subang Membuka Peluang Kerja

Subang, Global Post
Terbentuknya Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Panca Dharma Indonesia (PPDI) DPC Kabupaten Subang maka Ormas ini betul-betul Ormas  yang memen tingkan kebutuhan sosial dan kesejahteraan masyarakat yang selama ini tidak terlayani oleh aparat, bahkan menjadikan masyarakat hidupnya diperlakuan diskriminalisasi serta seringkali  berbau penindasan. 


Kepengurusan DPC PPD Kabupaten Subang ada perubahan hasil survey dan Evaluasi Team selama enam bulan, Ketua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Panca Dharma(PPD)  D.Moris Syahrijal saat dihubungi disela-sela kegiatan Pemantapan Struktur Pengurus, Selasa  (10/6) di Aula Kel. Cigadung, Ormas yang kami pimpin Ormas mitra masyarakat yang pandai dalam menghadapi segala aspek Control Social, khususnya dalam pelayanan masyarakat serta slalu efektif, modern dan profesional maka tuntutan signifikan dan mendasar, katanya.

Kami akan merekrut komponen bangsa yang memiliki sumber daya manusia yang potensial memiliki jiwa Patriotisme dalam arti pandai dalam menghadapi segala Aspek mengikuti perkembangan jaman di Era Globalisasi, melihat perkembangan pembangunan khususnya Industri. Maka Rekrutmen Anggota akan kami arahkan dalam bidang keamanan Industri (Security) kami akan bekerja sama dengan beberapa lembaga Organisasi Kepemudaan yang ada di Kabupaten Subang.

Susunan Pengurus Ormas Pemuda Panca Dharma Indonesia (PPD) DPC Subang, Pelindung Ojang Sohandi S.STP M.Si. Dewan Pembina 1. Sub DEN POM III Siliwangi Subang,  2. AKP H, Mashar Junaidi  S.Sos M.si Dewan Penasehat. 1.Unang Sadeli SH, 2.Drs H. Agus Jayusman, Ketua, D. Moris Syahrijal  Sekretaris, Muhamad Mansyur ST Wa kil Sekretaris Yuki Ishak AMd, Par Bendahara Uke Aprianti Dewi, Wakil Bendahara Iyeng Junaidi Biro Hukum Saiful Bahri SH, Agustian, Endang Komara, Eko Setiono dengan 5 Wakil Ketua,  Wk.Ketua 1 Udin Saripudin Wk.Ketua 2 Didin Saidin Wk. Ketua 3 Suharim Wk.Ketua 4 Dede Saefulah SPdi Wk.Ketua 5 Adela Destria Utama dan 11 Departement,  dibantu beberapa Team Khusus Komando Pasu kan Inti (KOPASTI) Komandan Sdr. Asep Kurniawan  Komando Pasukan Khusus SRIKANDI dan Pasukan PROVOST dengan Komandan Sdr. Ajid Darmawan dan Pengurus Anak Cabang (PAC) di Kecamatan dalam Kabupaten Subang,  

Markas Komando (Mako) : Jalan D.Kartawigenda No.18 Blok Rambutan Kelurahan Cigadung Kec/Kab,Subang Jawa Barat. Sekalipun Bara Kugenggam Takkan Kulempar Ke Langit Biru. Adapun  Misi :          
 Membangkitkan rasa Patriotisme di kalangan generasi muda agar lebih mencintai tanah air dan menjaga  kelangsungan serta keutuhan NKRI.

Visi :       Menjadikan Organisasi Kemasyarakatan yang berkualitas, mandiri dan bermanfaat bagi nusa dan bangsa  Indonesia. (Herpan)

Sekjen Forwal Langkat : Minta Masyarakat Awasi Proyek Dermaga Di Kec. Babalan

Langkat, Global Post 
Berdasarkan pengalaman setiap ada proyek di Kab. Langkat khususnya di Kec. Babalan banyak proyek kurang berkualitas baik sumber dana APBD Langkat, APBD Propinsi maupun APBN selalu meninggalkan kesan negative. Hal ini disampaikan Adam Malik, SH yang merupakan Sekretaris Forum wartawan dan LSM (Forwal) Langkat, Kamis (19/6) di Stabat.

Menurutnya beberapa proyek mubazir seperti Pusat Pelelangan Ikan (PPI) di Kel Brandan Timur Kec. Babalan Kab Langkat, bersumber dari APBD Prop Sumut , dana miliran Rupiah menjadi sia-sia karena sampai saat ini belum pernah digunakan sebagai tempat pelelangan ikan, begitu juga soal pembangunan PPI dari awal sudah ada kesan amburadol.

Coba masyarakat datang dan lihat sendiri dermaga PPI saja hampir roboh akibat kemiringan dermaga berbentuk leter T miring sebelah kiri. Apalagi kramik dan meja tempat jualan ikan sudah mulai rusak dan bagian beberapa bangunan yang ada sudah retak-retak.

Begitu juga proyek pembuatan Dermaga di Kel Brandan Timur Kec. Babalan Adam minta masyarakat secara langsung mengawasi proyek yang berbiaya Rp 3,9 milyar bersumber dari anggaran pembiayaan belanja negara (APBN) 2014 yang mulai dikerjakan Mei sampai November 2014, bisa saja nanti dalam pelaksanaanya terjadi penyimpangan  anggaran maupun penyimpangan fisk bangunan dermaga.

Proyek yang baru dikerjakan sekitar 20% ini baru hanya pemancangan tiang-tiang menggunakan batang pohon pinang untuk skema bentuk dermaga yang sesungguhnya. 

Namun bila saat dikerjakan nantinya kita bersama masyarakat akan terus memantau material yang digunakan seperti ukuran rangka besi, campuran semen, pasir apakah sesuai standart atau tidak. Apalagi untuk pondasi tiang dermaga minta rekanan harus lebih professional dalam pembuatan dermaga karena menyangkut hidup orang banyak. (P.Nst)

Sisa Dana 5% Perawatan Jalan PU Langkat Tak Terealisasi

Langkat, Global Post 
Sisa dana 5% untuk perawatan jalan  sekab Langkat tak dapat direalisasikan dengan berbagai alasan. Ada beberapa perawatan jalan yang baru dikerjakan pada tahun 2013 sudah kupak kapik seperti perawatan jalan simpang Bukit Mas menuju Tani Jaya Kec Besitang. 

Biaya perawatan jalan sebesar Rp 250 juta dikerjakan asal jadi karena hanya beberapa ratus meter saja jalan dirawat dengan aspal, selebihnya di siram sertu. Perawatan sepanjang 8000 x 4M, pagu angaran Rp 250 juta yang bersumber dari APBD Langkat 2013 dikerjakan rekanan dari CV Elisa tak sesuai harapan, kata Adam (48) warga Brandan.

Begitu juga di Desa Pasar Rawa Kec. Gebang perawatan jalan sepanjang 2000 x 4M, pagu anggaran APBD Langkat sebesar Rp 300 Juta masih dikerjakan CV Elisa, jalan yang baru selesai dikerjakan sudah terlihat berlubang. Sementara daerah Dogang Simpang Balai Gajah perawatan jalan sepanjang 6000 x 4M, pagu anggaran Rp 00 juta dari APBD Langkat dikerjakan rekanan dari CV Rahmi juga mengalami hal yang sama, kualitas perawatan sama sekali kualitas rendah, karena belum sampai empat bulan jalannya sudah terkelupas aspalnya.

Ketika di konfirmasi beberpa waktu  dengan pihak PU Langkat melalui H. Irfandi mengatakan dana perwatan masih tersisa 5%, dana ini nantinya akan di pergunakan untuk pekerjaan yang apabila rusak  belum pada waktunya bisa di pergunakan untuk merahab jalan yang telah dikerjakan.

Ketika crew Koran ini bertanya via sms dengan H. Irfandi, ia mengatakan pihak rekanan sudah kita minta pertanggung jawabannya atas perawatan, beberapa rekanan belum ada tanggapan, bahkan ada yang hilang komunikasi. Surat teguran tetap kita buat, kata Fandi.

Disinggung perwatan jalan pasar Rawa Irfandi via sms mengatakan  perawatan sudah dilaksanakan secara maksimal, perawatan tidak bisa melebihi jaminan yang ada.

Padahal ada 55 lagi untuk perbaikan namun pihak rekanan dan pihak Dinas PU Langkat tidak bisa merealisasikannya, kata Aam memerikan tanggapannya, Jumat (20/6) di P Brandan. 

Menurut Adam kedua pihak bisa dikenakan tindak pidana korupsi sesuai pasal 7 UU No 20/2001 tentang tindak pidana korupsi. Dalam pasal 7 jelas dinyatakan pengawas, pemborong, pekerja yang mengetahui adanya kecurangan dalam pekerjaan bisa dipidana. Begitu juga masalah sisa dana 5% untuk perawatan yang masih dapat digunakan tapi pihak PU langkat dalam hal ini bidang perawatan jangan hanya memberikan  surat teguran tapi harus diperjelas dana 5% itu untuk apa. 

Apakah dibalikan ke Kas Daerah atau di gunakan untuk kepentingan pribadi. Alasanya, kata Adam yang merupakan Sekjen Forwal Langkat mengatakan dana 5% wajib digunakan untk perawatann proyek PU Langkat APBD 2013. (P.Nst)
 

Jumlah Pengunjung Sku Global Post

Copyright © 2009. Sku Global Post Redaksi Tegas
Akurat |Jelas